nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Penyebaran Virus Korona, Pesawat Garuda dengan Rute China Disemprot

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 17:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 14 320 2168599 antisipasi-penyebaran-virus-korona-pesawat-garuda-dengan-rute-china-disemprot-R2DtWq4cUP.JPG Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Garuda Indonesia melakukan Semprot Desinfektan atau penyemprotan cairan khusus pada armadanya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus korona di Indonesia.

Direktur Operasi Garuda Indonesia Capt Tumpal M Hutapea mengatakan, proses semprot desinfektan dilakukan pada armada yang sebelumnya melayani penerbangan menuju China. Dengan proses desinfektan bertujuan untuk memastikan kebersihan pada kabin pesawat dan sterilisasi terhadap kuman.

Baca Juga: Observasi WNI di Natuna Rampung 15 Februari, Menkes Koordinasi Teknis Pemulangan

“Upaya tersebut dilakukan sejalan dengan peningkatan epidemi virus korona di sejumlah negara. Komitmen ini kami lakukan untuk memperkuat upaya ansitipatif penyebaran virus khususnya pada lini layanan transportasi udara," ujarnya mengutip keterangan tertulis, Jumat (14/2/2020).

Menurut Tumpak, proses semprot desinfektan armada tersebut dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfectant di kabin pesawat sesuai dengan prosedur dan regulasi aspek safety yang berlaku. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan kebersihan dan aspek higienis kabin pesawat sehingga dilakukan di area kargo pesawat.

Tak hanya itu, awak kabin pesawat Garuda Indonesia yang bertugas pada rute Tiongkok juga melakukan prosedural pemeriksaan kesehatan rutin di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara pada saat sebelum dan setelah bertugas untuk memastikan kesehatan awak pesawat.

Baca Juga: Imbas Virus Korona, Erick Thohir Minta Garuda Gunakan Pesawat Kapasitas Besar untuk Domestik

“Hal tersebut merupakan proses standar safety dan kebersihan Garuda Indonesia yang dilakukan pada kondisi penyebaran epidemi virus wabah penyakit," jelasnya.

Sementara itu lanjut Timpal, terkait dengan pesawat GA 858 Rute Denpasar – Shanghai yang dioperasikan pada 28 Januari 2020 lalu, pihaknya juga telah melakukan proses inspeksi lebih lanjut berupa disinseksi kabin pesawat serta mengganti filter alat penyaring udara High Efficiency Particulate Arresting (HEPA) yang merupakan fitur kelengkapan baku armada. Fitur tersebut berfungsi untuk mematikan virus dan bakteri di kabin pesawat.

Upaya antisipasi juga dilakukan oleh pihak otoritas bandara melalui melalui profiling dan pengecekan seluruh penumpang yang akan melaksanakan penerbangan di bandara.

“Garuda Indonesia memastikan seluruh penumpang dari dan menuju rute Tiongkok telah melalui prosedur profiling dan pemeriksaan kondisi kesehatan oleh otoritas terkait di bandara”, jelasnya.

Sebelumnya, dalam mengoptimalkan upaya pencegahan penyebaran virus korona, Garuda Indonesia turut merekomendasikan penggunaan alat penunjang kebersihan seperti masker dan hand sanitizer bagi penumpang dan awak pesawat yang melaksanakan perjalanan pada rute dari dan menuju Tiongkok.

Adapun sejak 5 Februari 2020 lalu, Garuda Indonesia telah menunda sementara seluruh layanan penerbangan dari dan menuju Tiongkok sejalan kebijakan Pemerintah terkait dengan peningkatan epidemi virus korona dan status darurat global yang ditetapkan WHO.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini