nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Basuki Resmikan Jembatan Gantung Sungai Ensilat di Kapuas Hulu

Irene, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 13:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 14 470 2168364 menteri-basuki-resmikan-jembatan-gantung-sungai-ensilat-di-kapuas-hulu-TVDDlUrxZo.jpg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan Jembatan Gantung Sungai Ensilat di Kabupaten Kapuas Hulu yang menghubungkan Desa Nanga Dangkan dan Desa Lebak Napas.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, jembatan gantung merupakan salah satu wujud kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur daerah perdesaan terutama yang sulit dijangkau sehingga lebih terbuka.

Baca juga: Proyek Tumbang Samba, Jembatan Terpanjang di Lintas Tengah Kalimantan

Kehadiran jembatan gantung sangat dibutuhkan masyarakat karena kondisi geografi wilayah Indonesia yang memiliki banyak gunung, lembah dan sungai. Secara fisik, kondisi ini kerap menjadi pemisah antara lokasi tempat tinggal penduduk dengan berbagai fasilitas pelayanan publik seperti sekolah, pasar, dan kantor pemerintahan.

Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas pemerintah di Kabinet Indonesia Maju untuk lima tahun ke depan. Infrastruktur penting digenjot untuk konektivitas, khususnya di Kalimantan. Menurutnya, Kementerian PUPR juga sudah membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN), jalan ke perbatasan.

Baca Juga: Anies Baswedan Jalan-Jalan ke Jembatan Instagramable di Jakarta Utara

"Mudah-mudahan semua jalan segera tembus, dan tahun ini sudah kita aspal" ungkapnya dilansir dari laman Kementerian PUPR, Jumat (14/2/2020).

"Sekali lagi, infrastruktur dibangun hanya untuk mengejar ketertinggalan kita, dalam rangka menuju Indonesia lebih baik, lebih sejahtera, khususnya di daerah perbatasan," tambahnya.

Jembatan Gantung yang dikerjakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah II Provinsi Kalimantan Barat Ditjen Bina Marga dengan Panjang 84 Meter dan lebar 1,8 meter diperuntukan khusus untuk pejalan kaki dan sepeda motor, dengan nilai kontrak Rp3,9 miliar dikerjakan oleh CV Kapuas Baru menggunakan Rangka Baja Gantung.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini