nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Tahun Eksis, Bank Mandiri Taspen Raih Laba Rp456 Miliar

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 07:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 15 11 2168820 5-tahun-eksis-bank-mandiri-taspen-raih-laba-rp456-miliar-n63y6fJTDy.jpeg Foto: Okezone

BALI - PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Tahun Buku 2019, yang berlangsung di Movenpick Hotel , Jimbaran, Bali, dengan 3 agenda  utama yaitu pembagian deviden, pergantian pengurus, dan mensahkan laporan keuangan tahun 2019.

Saat memaparkan kinera Bank Mantap tahun 2019 pada RUPST Tahun Buku 2019, Direktur utama Bank  Mantap Josephus K. Triprakoso menjelaskan, RUPST memutuskan untuk membagi deviden sebesar RP136,86 miliar. Nominal tersebut merupakan 30% dari laba bersih perseroan 2019 sebesar RP456,2 miliar yang berarti meningkat 36,81 persen secara year on year (yoy).

Hingga akhir 2019 aset Bank Mantap di posisi RP26,951 triliun atau meningkat 28,68% dari tahun 2018 yang hanya RP20.944 triliun. Penyaluran kredit juga mengalami pertumbuhan dari tahun 2018 yang  hanya RP15.526 triliun menjadi RP20.316 triliun di tahun 2019 atau menjolak hampir 30,85%. Sedangkan posisi dana pihak ketiga mencapai RP19,86 triliun atau tumbuh sampai dengan 30,2%. Sedangkan laba bersih  yang dihasilkan mencapai sebesar RP456 miliar atau tumbuh sampai dengan 36,8% dari periode tahun sebelumnya.

Selain itu, dana pihak ketiga, total income, hingga total equity juga mengalami peningkatan. Penetapan besaran deviden tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam mengembangkan  bisnis tahun 2020, serta sebagai bentuk apresiasi perseroan kepada pemegang saham atas  kepercayaan dan dukungan kepada Bank Mantap.

“Dengan meningkatnya pembagian deviden dari Tahun Buku 2018 yakni mencapai RP100 MILIAR, mengindikasikan bahwa permodalan Bank Mantap sehat dengan rasio kecukupan modal bank (CAR) sebesar 21,75%. Meningkatnya laba bersih dan deviden tersebut turut ditopang pertumbuhan kredit sebesar RP20,31 miliar yang tumbuh sekiar 30,9% dibanding tahun 2018 yang hanya RP15,526 miliar ,”Ungkapnya.

Pada RUPST Tahun Buku 2019 juga disetujui komposisi  laba bersih tahun 2019 selain untuk deviden, yaitu cadangan wajib sebesar 1,10% atau senilai RP5 miliar dan laba ditahan sebesar 68,90% atau senilai RP314 juta.

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi  Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Kinerja positif dari Bank Mantap juga mendapat pengakuan dengan diterimanya sejumlah penghargaan diantaranya bank pendukung UMKM terbaik Bank Buku1 & 2 pada Bank Indonesia Award, meraih Golden Tropy dari Info Bank Award 2019 dengan predikat sangat bagus 5 tahun berturut-turut, serta bank terbaik 2019 kategori Bank Umum Buku II dengan modal inti RP1 triliun - RP5 triliun pada investor award 2019.

“Di tahun 2020 ditargetkan pertumbuhan mampu mencapai 20% hingga 25% yang bersumber dari kredit maupun dana. Target ini sangat realistis karena saat ini jaringan Bank Mantap sudah terbesar merata di berbagai daerah di tanah air. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 416 jaringan yang tersebar di 34 provinsi. Keberadaan Bank Mantap juga semakin dikenal karena komit menyasar  pensiunan. Perpindahan kantor dari Bali ke Jakarta juga berefek pada kecepatan kinerja serta kian mudahnya  koordinasi. Apalagi saat ini pangsa pasar Bank Mantap sekitar 90% sudah ada di luar Bali, jadi untuk saat  ini pangsa pasar Bali tidak sampai 10%.,” tutup Josephus.

(cm)

(fmi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini