Ketiga hal di atas menurut Ivanry dapat dilakukan dengan bantuan dari pemerintah maupun Kadin. Untuk pelatihan misalnya, Kadin dapat berperan untuk mencari tenaga ahli yang akan membagi pengetahuannya kepada pelaku UMKM di Sulut. Namun terkait biaya untuk mendatangkannya, menjadi bagian dari pemerintah
Kadin sendiri menurut Ivanry memiliki komitmen yang besar untuk meningkatkan UMKM. Sebab UMKM memiliki peran yang sangat besar terhadap perekonomian Indonesia. Bahkan presiden Joko Widodo pernah mengatakan, 90 persen tenaga kerja di Indonesia bekerja di sektor UMKM.
“Bulan Desember 2019 lalu di Bali, Kadin Pusat telah menandatangani MOU dengan Kementerian BUMN dalam hal penyaluran CSR. MOU ditandatangani oleh Menteri BUMN Erick Tohir dan Ketua Kadin, Rosan Roeslani. Nantinya sebagian dana CSR dari BUMN akan diberikan untuk membantu UMKM. UMKM di Sulut juga nantinya akan mendapatkan bantuan dari BUMN lewat CSR," pungkasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.