Upaya Menteri Siti Kurangi Kemiskinan dengan TORA, Apa Itu?

Vania Halim, Jurnalis · Selasa 18 Februari 2020 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 18 320 2170246 upaya-menteri-siti-kurangi-kemiskinan-dengan-tora-apa-itu-E7i4cFD5ab.jpg Menteri LHK Siti Nurbaya. (Foto: Okezone.com/Kementerian LHK)

JAKARTA  - Pemerintah menetapkan lima program penting yang akan dilakukan pada tahun ini. 5 program Prioritas Nasional (PN), di antaranya pertama, pembangunan manusia dan pengentasan kemisikinan.

Kedua, infrastruktur dan pemerataan wilayah, ketiga nilai tambah sektor riil, industrialisasi dan kesempatan kerja. Keempat, ketahanan pangan, air, energi, dan lingkungan hidup serta kelima, stabilitas pertahanan dan keamanan.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan, dari kelima program tersebut, KLHK terlibat pada tiga Program Nasional. Untuk yang pertama, KLHK memberikan dukungan dengan program-program yang turut mendukung pengentasan kemiskinan berupa Program Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) dan Hutan Sosial.

Baca Juga: RI Jadi Negara Maju, Wapres: Kita Ingin Hilangkan Kemiskinan

"Alokasi TORA mencapai 4,9 juta hektare (Ha), dan yang sudah berproses 935 ribu Ha, serta alokasi yang bisa dilepaskan seluas 1,5 juta Ha,” ujar Siti, dalam keterangannya, Selasa (18/2/2020).

Sedangkan untuk program hutan sosial, Siti menjelaskan dari 12,7 juta ha yang dialokasikan, telah terealisasi seluas 4.048.376,81 Ha dengan 6.411 unit Surat Keputusan (SK) untuk kurang lebih 818.457 Kepala Keluarga.

Baca Juga: Cara Bappenas Jadikan Indonesia Negara Maju di 2045

Sementara itu, pada Program Nasional ketiga, KLHK mendukung nilai tambah dan investasi di sektor riil dan Industrialisasi dengan peningkatan industri berbasis pertanian yang terintegrasi hulu-hilir, serta peningkatan daya saing destinasi dan industri pariwisata, termasuk wisata alam, yang didukung penguatan rantai pasok.

“Kami juga melakukan peningkatan produktivitas tenaga kerja dan penciptaan lapangan kerja melalui peningkatan kualitas penyelenggaraaan pendidikan dan pelatihan vokasi,” tuturnya.

Sedangkan pada Program Nasional 4, KLHK meningkatkan kuantitas, kualitas dan aksesibilitas air dilakukan dengan kegiatan prioritas penataan kawasan hutan, kemudian pemeliharaan, pemulihan, dan konservasi sumber daya air dan ekosistemnya, serta terlibat pada program pengendalian pencemaran lingkungan seperti Citarum Harum.

“Kami juga ikut berperan dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup. Kegiatan prioritas KLHK antara lain pencegahan pencemaran dan kerusakan sumber daya alam dan lingkungan hidup, penanggulangan pencemaran dan kerusakan sumber daya alam dan lingkungan hidup, pemulihan pencemaran dan kerusakan sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta penguatan kelembagaan dan penegakkan hukum di bidang sumber daya alam dan lingkungan hidup,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini