nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Amazon Gelontorkan Rp137 Triliun untuk Redam Pemanasan Global

Selasa 18 Februari 2020 17:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 18 320 2170430 bos-amazon-gelontorkan-rp137-triliun-untuk-redam-pemanasan-global-ta9STl12ia.jpg Jeff Bezos (Reuters)

JAKARTA - Pendiri perusahaan raksasa Amazon, Jeff Bezos, mengatakan ia akan menyumbang USD10 miliar atau setara dengan Rp137 Triliun (Rp13.671 per USD) dari kekayaannya untuk usaha meredam pemanasan global.

Orang paling kaya di dunia itu mengumumkan janjinya lewat postingan di Instagram.

 Baca juga: Orang Terkaya Dunia Beli Rumah di Beverly Hills, Harganya Rp3 Triliun

“Pemanasan global adalah ancaman terbesar bagi planet kita,” tulisnya mengutip VoA Indonesia, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

“Saya ingin bekerja sama dengan orang lain guna meningkatkan usaha mencari cara-cara baru melawan dampak buruk perubahan iklim ini," tambahnya.

 Baca juga: 7 Bintang Dunia yang Tetap Belanja di Supermarket Murah

Kata Bezos, program yang disebutnya Bezos Earth Fund akan mulai memberikan hibah untuk maksud itu musim panas mendatang.

"Saya berkomitmen USD10 miliar untuk memulai dan akan mulai mengeluarkan hibah musim panas ini. Bumi adalah satu hal yang kita semua memiliki kesamaan - mari kita lindunginya bersama-sama⁣," ujarnya.

 Baca juga: Cara Unik dan Aneh Elon Musk hingga Jeff Bezos Menghabiskan Kekayaannya

Sebelum ini, sejumlah miliarder termasuk pendiri Microsoft, Bill Gates, mantan wali kota New York Michael Bloomberg, dan pemilik perusahaan saham Tom Steyer, telah memberikan dana besar untuk melawan dampak perubahan iklim.

Amazon mendapat kecaman dari para pegawainya sendiri karena tidak cukup mengusahakan perubahan iklim. Perusahaan Amazon, yang mengirim miliaran paket tiap tahun menciptakan emisi gas rumah kaca yang besar karena banyaknya pesawat terbang, truk dan mobil yang digunakannya untuk mengantarkan barang-barang konsumen itu ke seluruh dunia.

Tahun lalu, Bezos bertekad akan membuat pengecer raksasa itu netral karbon menjelang 2040.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini