nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penerimaan Perpajakan di Januari Rp84,7 Triliun, Baru 4%

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 20:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 19 20 2171118 penerimaan-perpajakan-di-januari-rp84-7-triliun-baru-4-9G6xUjugmy.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat penerimaan perpajakan selama Januari 2020 mengalami penurunan. Hal ini berpengaruh pada penerimaan negara secara keseluruhan.

Baca Juga: Penerimaan Cuma 84,4%, Kekurangan Pajak 2019 Capai Rp245,5 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan penerimaan pajak mengalami kontraksi hingga 6,0% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini dikarenakan pelemahan ekonomi pada tahun 2019 yang berdampak pada korporasi

“Ini konsisten dengan yang disampaikan sebelumnya bahwa ada pelemahan ekonomi 2019 dan ini mulai terlihat pada PPh korporasi. Mereka korporasi mulai melakukan adjustment jumlah pajak mereka,” ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani: Tugas Menarik Pajak Tidak Populer

Adapun pendapatan yang berasal dari penerimaan perpajakan mencapai Rp84,66 triliun atau baru sekitar 4,54% dari target APBN 2020. Angka ini turun 5,97% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp90 triliun.

"Padahal pada awal tahun 2019 capaian itu mencatatkan pertumbuhan 9,1%," jelasnya

Realisasi penerimaan perpajakan terdiri atas penerimaan dari pajak sebesar Rp80,22 triliun atau turun 6,86% dari tahun 2019 sebesar Rp86,31 triliun. Lalu realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp4,44 triliun atau 1,99% dari target APBN tahun 2020 tumbuh sebesar 13,5% dari tahun 2019 yang hanya sebesar Rp3,91 triliun.

Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencatat realisasi sebesar Rp19,02 triliun atau 5,18% dari target APBN 2020. Angka tersebut tumbuh 2,28% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp18,6 triliun.

"Penerimaan Pajak secara bruto ditopang oleh penerimaan dari Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPN & PPnBM) dan Pajak Bumi dan Bangunan dan Pajak Lainnya (PBB & Pajak Lainnya)," kata Sri Mulyani,

Adapun PPN & PPnBM mampu tumbuh 6,78% (yoy) meningkat dibandingkan pertumbuhan pada periode yang sama tahun 2019 sebesar 4,27% (yoy). Demikian juga dengan PBB & Pajak Lainnya mampu tumbuh double digit 29,79% (yoy) melonjak dibandingkan pertumbuhan di bulan Januari tahun sebelumnya sebesar minus 5,58% (yoy).

Selain itu, penerimaan pajak juga ditopang oleh PPh Orang Pribadi (OP) yang tumbuh sangat baik sebesar 18,33%. Hal ini menunjukkan tingkat kepatuhan Wajib Pajak OP pasca tax amnesty yang masih baik.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini