Freeport Rogoh Kocek USD600 Juta untuk Bangun Smelter di Gresik

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 16:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 19 320 2170954 freeport-rogoh-kocek-usd600-juta-untuk-bangun-smelter-di-gresik-dHTX9clxUi.jpg Tambang Freeport (Foto: Reuters)

JAKARTAPT Freeport Indonesia akan segera memulai pembangunan smelternya pada Agustus tahun ini. Pembangunan smelter sendiri sebenarnya merupakan komitmen Freeport yang tertuang dalam perjanjian divestasi saham dan pemberian izin usaha pertambangan khusus (IUPK) oleh pemerintah.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas mengatakan, pihaknya menganggarkan dana sekitar USD600 juta untuk pembangunan fisik smelter. Tony menjelaskan, untuk pembangunan smelter perusahaan membutuhkan dana sekitar USD3 miliar untuk keseluruhan konstruksi pembangunan smelter ini. Namun dari kebutuhan dana tersebut sebanyak USD2,8 miliar akan didapatkan perusahaan dari pinjaman bank.

 Baca Juga: Erick Thohir Angkat Putra Papua Claus Wamafma Jadi Direktur Freeport

Hanya saja dirinya tidak menyebutkan dari mana pinjaman yang didapatkan perusahaan. Namun yang jelas ada beberapa bank yang sudah menyampaikan minatnya untuk memberikan pinjaman untuk pembangunan pabrik.

"Gabungan baik dalam dan luar negeri," kaya Tony saat ditemui di Gedung DPR-RI, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Baca Juga: Freeport Sudah Keluarkan Rp2 Triliun untuk Smelter di Gresik

Tony berharap pencairan dana ini bisa segera sebab sejak tahun ini perusahaan sudah mulai membutuhkan dana tersebut. Mengingat proses menuju pembangunan smelter ini juga sudah semakin dekat. "Kita harap segera, karena kan kita mulai keluar uang tuh tahun ini. We need the money," ujar Tony.

Adapun saat ini, progres pembangunan smelter ini sudah mencapai 4,88%. Progres tersebut masih dalam tahap pemadatan lahan dan diharapkan dalam waktu tiga bulan ke depan sudah rampung.

"Saat ini progres pembangunan smleter sudah 4,88 persen. Pemadatan lahan sedang kami lakukan, harapannya tiga bulan lagi selesai, lalu kami lakukan lelang EPC dan Agustus harapannya sudah mulai konstruksi," jelasnya.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini