Rampung Tahun Ini, 8 Bendungan Tampungan Air sebesar 408,89 Juta Meter Kubik

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 20 320 2171307 rampung-tahun-ini-8-bendungan-tampungan-air-sebesar-408-89-juta-meter-kubik-yMC39gT2ay.jpg Bendungan Passeloreng. (Foto: Okezone.com/Dok. PUPR)

JAKARTA - Pemerintah terus meningkatkan jumlah tampungan air di Indonesia. Untuk tahun ini, ada delapan penyelesaian pembangunan bendungan baru di sejumlah provinsi lumbung pangan nasional untuk mendukung ketahanan air dan pangan nasional.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, potensi air di Indonesia cukup tinggi sebesar 2,7 triliun m3/tahun. Dari volume tersebut, air yang bisa dimanfaatkan sebesar 691 miliar m3/tahun, di mana yang sudah dimanfaatkan sekitar 222 miliar m3/tahun untuk berbagai keperluan seperti kebutuhan rumah tangga, peternakan, perikanan dan irigasi.

Baca Juga: Daftar 8 Bendungan yang Siap Digunakan Tahun Ini

“Namun potensi sebesar itu, keberadaannya tidak sesuai dengan ruang dan waktu, sehingga kita membutuhkan tampungan-tampungan air. Dengan begitu pada saat musim hujan air ditampung untuk dimanfaatkan musim kemarau. Itulah gunanya bendungan dan embung/setu untuk penampungan air,” tutur Basuki, dalam keterangannya, Kamis (20/2/2020).

Adapun delapan bendungan yang rampung tahun ini di antaranya, Bendungan Paselloreng di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Bendungan Ladongi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Bendungan Tapin Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Baca Juga: Selain Air Baku, Waduk Muara Nusa Dua Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Baru Bali

Kemudian, Bendungan Way Sekampung Provinsi Lampung, Bendungan Kuningan Provinsi Jawa Barat, dan tiga bendungan di Provinsi Jawa Timur yakni Bendungan Bendo di Ponorogo, Bendungan Tukul di Pacitan dan Bendungan Gongseng di Bojonegoro.

Dengan selesainya delapan bendungan tersebut, maka akan menambah jumlah tampungan air sebesar 408,89 juta m3.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini