Share

Habiskan Rp1,3 Triliun, Bendungan Karian Bakal Jawab Persoalan Banjir di Banten

Irene, Okezone · Jum'at 21 Februari 2020 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 21 320 2171952 habiskan-rp1-3-triliun-bendungan-karian-bakal-jawab-persoalan-banjir-di-banten-DQML9psX6Y.jpg Pembangunan Bendungan Karian (Foto: SDA PUPR)

JAKARTA - Komisi V DPR RI meminta Pemerintah Kabupaten Lebak dan Pemerintah Provinsi Banten untuk terlibat aktif dalam membantu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka percepatan pembangunan Bendungan Karian, khususnya dalam melakukan pembebasan lahan. Pasalnya, bendungan ini nantinya diyakinkan mampu mengatasi permasalahan banjir di Provinsi Banten.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae saat melakukan kunjungan kerja ke Bendungan Karian yang terletak di Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak Pronvinsi Banten. Menurutnya, meskipun pembangunan belum rampung, bendungan ini sudah mampu mengatasi banjir di Banten.

 Baca juga: Bendungan Keureuto Aceh Berpotensi Hasilkan Sumber Listrik 6,34 Mw

“Kita dengar tadi cerita dari Wakil Bupati Lebak dan Kepala Balai (BBWS Cidanau-Ciujung-Cidurian) bahwa hampir saja Banten ini tenggelam habis, untung saja ada bendungan (Karian), yang meskipun belum kelar sudah mampu mengatasi banjir di Banten, yang penting bagaimana semua bekerja sama agar bendungan ini bisa diselesaikan dan dapat dirasakan manfaatnya,” tutur Ridwan Bae seperti dikutip dari laman Kementerian PUPR, Jumat (21/2/2020).

Hal serupa juga dikatakan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) CIdanau-Ciujung-Cidurian (C3) Tris Raditian. Pada saat banjir, Bendungan Karian mampu meminimalisir dampak banjir di daerah hilir Sungai Ciberang.

 Baca juga: Bendungan Keureuto Disiapkan untuk Atasi Risiko Banjir di Aceh Utara

“Elevasi muka air banjir yang terjadi dilokasi pembangunan Bendungan Karian (upstream coverdam) adalah +38,5 meter, sedangkan elevasi upstream coverdam eksisting +39,00 meter, sehingga mampu mencegah dampak banjir yang meluas ke daerah hilir,” ungkap Tris Raditian.

Tris Raditian melanjutkan, apabila bendungan telah rampung, maka banjir di daerah hilir yang merupakan kawasan strategis dengan infrastruktur penting seperti jalan Tol Jakarta-Merak, Kawasan Industri Terpadu akan dapat dikendalikan.

Kini, progres pembangunan Bendungan Karian telah mencapai 58% sedangkan pembebasan lahannya mencapai 57%,06 persen. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 314.7 juta m3 dan luas genangan maksimum sebesar 1,740 hektar yang dapat dimanfaatkan untuk menambah kebutuhan suplesi ke Daerah Irigasi (DI) Ciujung dengan luas 22.000 hektar.

 Baca juga: Rampung Tahun Ini, 8 Bendungan Tampungan Air sebesar 408,89 Juta Meter Kubik

Selain untuk kepentingan irigasi, Bendungan Karian juga akan menyuplai air baku untuk kebutuhan rumah tangga dan industri 9 kota/kabupaten di Provinsi Jakarta dan Banten sebesar 14,6 m3/detik yang akan melayani lebih dari 5 juta jiwa.

Pembangunan Bendungan Karian telah dimulai sejak Oktober 2015 silam dengan anggaran mencapai Rp1,3 triliun. Bendungan ini juga memiliki potensi tujuan wisata air di Kabupaten Lebak serta pembangkit energi listrik sebesar 1,8 megawatt melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH).

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini