nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Ekonomi Indonesia, Presiden Jokowi: Banyak yang Enggak Mengerti Jadi Sering Mengeluh

Vania Halim, Jurnalis · Jum'at 21 Februari 2020 15:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 21 320 2172128 soal-ekonomi-indonesia-presiden-jokowi-banyak-yang-enggak-mengerti-jadi-sering-mengeluh-iCvzyADyAv.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com/Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, saat ini banyak negara berebut investasi. Pasalnya, semakin banyaknya peredaran uang di sebuah negara berarti pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat makin baik.

Kepala Negara pun mengatakan, bahwa pengaruh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) hanya 23% mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, sisanya sebanyak 77% dipengaruhi oleh swasta.

Baca Juga: Jokowi Bicara Investasi Rp1.600 Trilun yang Tak Diurus

”Oleh sebab itu, saya menyambut baik investasi yang telah dilakukan oleh Asia Pacific Rayon di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Karena kemampuan APBN dan APBD itu hanya 23%. Kecil memang kecil, itu hanya stimulus,” ujarnya, dikutip dari Setkab, Jumat (21/2/2020).

Indonesia, menurut Presiden saat ini memang sudah berada di peringkat 16 dunia jika dilihat dari nominal Gross Domestic Product (GDP) dan kalau dihitung dengan GDP purchasing power parity (PPP) ada pada ranking ke-7 dunia.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Negara Dunia Berebut Arus Modal Masuk

”Ini banyak yang enggak ngerti sehingga kita ini sering banyak yang mengeluh, tidak bersyukur, namanya kufur nikmat itu. Sudah diberi kenikmatan oleh Allah sebegitu gedenya tapi tidak disyukuri. Marilah kita syukuri diberikan apapun oleh Yang Mahakuasa,” sambung Presiden.

Sebagai informasi, Presiden Jokowi meresmikan pabrik PT Asia Pacific Rayon, di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Turut mendampingi Presiden dalam acara ini Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan KSP Mooeldoko.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini