nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Virus Korona, Bank Sentral China dan Indonesia Kompak Pangkas Suku Bunga

Irene, Jurnalis · Sabtu 22 Februari 2020 19:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 22 20 2172619 antisipasi-virus-korona-bank-sentral-china-dan-indonesia-kompak-pangkas-suku-bunga-qDXsluRLWC.jpg Bank Indonesia (Reuters)

JAKARTA - Dampak virus korona atau Covid-19 membuat beberapa bank sentral negara melakukan penyesuaian suku bunga acuannya. Hal ini dinilai untuk mengantisipasi dampak ekonomi dari virus yang telah merenggut lebih dari 2.300 jiwa.

Oleh sebab itu, Jakarta, Sabtu (22/2/2020), Okezone merangkum beberapa bank sentral yang melakukan pemangkasan suku bunga acuannya. Ada pun yang membuat penyesuaian adalah negara China dan Indonesia.

 Baca juga: Ada Virus Korona, BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 4,75%

bank Sentral China memangkas suku bunga pada reverse repurchase hingga 10 basis poin. Hal tersebut dilakukan pada awal Februari 2020.

The People's Bank of China (PBOC) menyatakan bahwa mereka menurunkan 7 day reverse repo rate menjadi 2,4% dari 2,5%. Selain itu juga memotong tenor 14 hari menjadi 2,55% dari 2,65%.

Selain itu, pada 20 Februari 2020, Bank Sentral China People Bank of China (PBOC) juga memangkas memangkas suku bunga pinjaman satu tahun (LPR) menjadi 4,05% dari 4,15%. Ini juga menurunkan tingkat suku bunga lima tahunnya menjadi 4,75% dari 4,8%.

Sementara itu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19-20 Februari 2020 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 4,75% dari sebelumnya 5%.

Sementara suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,5%.

"Kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan perakiraan inflasi yang terkendali dalam kisaran sasaran, stabilitas eksternal yang aman, serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah tertahannya prospek pemulihan ekonomi global sehubungan dengan terjadinya Covid-19," kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini