Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antisipasi Virus Korona, Bank Sentral China dan Indonesia Kompak Pangkas Suku Bunga

Irene , Jurnalis-Sabtu, 22 Februari 2020 |19:37 WIB
Antisipasi Virus Korona, Bank Sentral China dan Indonesia Kompak Pangkas Suku Bunga
Bank Indonesia (Reuters)
A
A
A

The People's Bank of China (PBOC) menyatakan bahwa mereka menurunkan 7 day reverse repo rate menjadi 2,4% dari 2,5%. Selain itu juga memotong tenor 14 hari menjadi 2,55% dari 2,65%.

Selain itu, pada 20 Februari 2020, Bank Sentral China People Bank of China (PBOC) juga memangkas memangkas suku bunga pinjaman satu tahun (LPR) menjadi 4,05% dari 4,15%. Ini juga menurunkan tingkat suku bunga lima tahunnya menjadi 4,75% dari 4,8%.

Sementara itu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19-20 Februari 2020 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 4,75% dari sebelumnya 5%.

Sementara suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,5%.

"Kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan perakiraan inflasi yang terkendali dalam kisaran sasaran, stabilitas eksternal yang aman, serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah tertahannya prospek pemulihan ekonomi global sehubungan dengan terjadinya Covid-19," kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement