nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menu Saham Pilihan di Awal Pekan

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 24 Februari 2020 07:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 24 278 2173038 menu-saham-pilihan-di-awal-pekan-T7K2d2e8uC.jpg Ilustrasi: Pergerakan IHSG (Foto Shutterstock)

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi dua arah cenderung menguat ke 5.820-5.940. Untuk menu-menu saham pilihan pada perdagangan hari ini bergerak pada sektor properti hingga telekomunikasi.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Bergerak ke 5.820-5.940

Berikut saham-saham pilihan pada perdagangan hari ini seperti dikutip riset Panin Sekuritas, Jakarta, Senin (24/2/2020).

1. Saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

Technical Correction: Terkoreksi masih di atas support MA5 sejak terkonfirmasinya pola double bottom. Rekomendasi: Buy 965-970, TP 1000, stop loss <950. Support: 950. Resistance: 1.000.

2. Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM)

Target Reached: Mencapai target pada rekomendasi sebelumnya pada 56.000. Target berikutnya pada 57.000. Rekomendasi: Hold, TP 57.000. Support: 55.500. Resistance: 57.000.

Baca Juga: Lonjakan Kasus Covid-19 Kembali Timbulkan Kecemasan Pasar Global

3. Saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)

Momentum Indicator: Membentuk golden cross MA5 dan MA20 pada 240 yang mengindikasikan penguatan jangka pendek. Rekomendasi: Buy 250-260, TP 270-290, stop loss <240. Support: 240. Resistance: 270.

 

4. Saham Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)

Testing Resistance: Menguji resistance pada 3.730, jika mampu breakout maka penguatan berlanjut. Rekomendasi: Buy on breakout 3.730, TP 3.800-3.830, stop loss <3.660. Support: 3.660. Resistance: 3.730

Gerak IHSG masih akan dipengaruhi kasus virus korona atau corona virus (Covid-19) di China. Sebab virus korona kembali membawa kekhawatiran dalam pasar modal global. Hal ini terjadi setelah Komisi Kesehatan Nasional China menyebut ada lonjakan kasus virus yang dinamakan Covid-19 itu.

Hal ini dijelaskan oleh Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee bahwa pasar global kembali dilanda kecemasan setelah sebuah sebuah rumah sakit di Beijing mengumumkan adanya lonjakan kasus terkait virus mematikan tersebut.

"Awal pekan IHSG sempat menguat setelah berbalik arah dari tekanan pekan sebelumnya. Pasar saham dunia sempat bergerak positif setelah ada tanda awal kasus baru virus korona mengalami penurunan. Tetapi optimisme berakhir di akhir pekan setelah Global Times melaporkan bawah media yang dikelola pemerintah China menyebutkan ada peningkatan tajam dalam kasus Covid-19 di sebuah rumah sakit di Beijing," ujar Hans Kwee.

.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini