nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendag Dorong Produsen Gula India Investasi di Indonesia

Irene, Jurnalis · Senin 24 Februari 2020 14:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 24 320 2173243 mendag-dorong-produsen-gula-india-investasi-di-indonesia-DzSApsPyYs.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mendorong Asosiasi Pabrik Gula India (Indian Sugar Mills Association/ISMA) untuk berinvestasi di Indonesia. Salah satunya dengan pengembangan pabrik gula untuk mendukung industri makanan dan minuman di Indonesia. Hal ini disampaikan Mendag Agus saat menggelar pertemuan dengan ISMA di New Delhi, India.

"Dengan membangun pabrik gula di Indonesia, ISMA dapat lebih mudah menyuplai bahan baku untuk industri Indonesia," kata Mendag Agus dilansir dari laman Kemendag, Senin (24/2/2020).

Menurut Mendag, pihak ISMA akan bekerja sama dengan pelaku usaha di Indonesia dalam pengembangan pabrik gula. Untuk itu, diperlukan peran aktif pemerintah untuk kemudahan investasi. Mendag menyampaikan, selain investasi, pertemuan juga membahas peningkatan kerja sama perdagangan antara kedua negara.

Baca Juga: Bertemu Menkeu Arab Saudi, Sri Mulyani Bahas Masalah Pajak

"Pertemuan bertujuan untuk meningkatkan sinergi dengan para pemangku kepentingan India, termasuk ISMA dan anggotanya. Terutama untuk menyelesaikan isu-isu yang menjadi hambatan, agar kedua pihak dapat melangkah lebih jauh," ujarnya.

Mendag juga mengungkapkan, ISMA dan Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang pembelian gula mentah di New Delhi, India, tahun lalu. Dalam MoU tersebut, AGRI akan mendatangkan gula mentah ke Indonesia untukdiolah menjadi gula rafinasi yang akan digunakan untuk keperluan industri.

Baca Juga: Cerita Sri Mulyani soal Menariknya Ekonomi Saudi Arabia

"Diharapkan MoU ini akan menjadi katalis untuk meningkatkan perdagangan bilateral antara kedua negara, serta mendukung industri dalam negeri," kata Mendag.

Indonesia, lanjut Mendag, telah mengurangi bea impor untuk gula mentah India berdasarkan skema Persetujuan Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA) ASEAN-India menjadi 5%. Hal ini memberikan kesamaan level playing field bagi India sehingga setara dengan Australia dan Thailand.ISMA adalah asosiasi industri tertua di India. Asosiasi ini beranggotakan lebih dari 650 pabrik gula dan memproduksi lebih dari 50% total gula India.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini