Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dampak Virus Covid-19 Buat Harga Emas Kian Berkilau

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Senin, 24 Februari 2020 |16:12 WIB
Dampak Virus Covid-19 Buat Harga Emas Kian Berkilau
Emas (Foto: Ilustrasi Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk kian berkilau dengan mencapai rekor terbaru di Rp809.000 per gram pada Senin (24/2/2020). Kenaikan harga emas ini tak terlepas dari wabah virus korona (covid-19) yang membuat investor memilih menaruh dana di produk investasi yang lebih aman atau safe haven.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, virus korona yang berasal dari China terus menyebar ke berbagai negara di dunia membuat kekhawatiran para investor. Teranyar, kini sudah mencapai Korea Selatan dan Iran dengan puluhan korban terpapar virus.

"Salah satu yang sebabkan harga emas terus alami lonjakan itu karena mengenai virus korona, yang kini menyebar di berbagi negara, bahkan sudah ke negara tetangga," ungkapnya kepada Okezone, Senin (24/2/2020).

Baca Juga: Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Antam Tembus Rp804.000/Gram

Dia menjelaskan, penyebaran virus itu membuat perekonomian negara-negara yang terdampak mengalami pelemahan perekonomian. Terutama China, yang menjadi sumber virus diperkirakan Dana Moneter Internasional (IMF), ekonomi di tahun 2020 akan turun 0,4% jadi 5,6% dari 6%.

Melemahnya perekonomian sejumlah negara akibat virus korona, ini berdampak pada perekonomian global. Menurut Ibrahami kondisi ini akan direspons sejumlah bank sentral di dunia dengan penurunan suku bunga acuan guna menstabilkan perekonomian secara global.

Di samping wabah korona, persoalan kenaikan tarif bea masuk pesawat yang di impor dari Uni Eropa ke Amerika Serikat (AS) menjadi 15% dari semula 10%, membuat ketegangan baru bagi perekonomian global. Lagi-lagi berpengaruh pada kekhawatiran investor.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement