nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warren Buffett Singgung Kematiannya dalam Surat Tahunan Berkshire Hathaway

Irene, Jurnalis · Senin 24 Februari 2020 16:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 24 320 2173358 warren-buffett-singgung-kematiannya-dalam-surat-tahunan-berkshire-hathaway-n0A4583pyb.jpg Warren Buffett (Foto: Thelist)

JAKARTA - CEO Warren Buffett merilis surat tahunannya kepada para pemegang saham Berkshire Hathaway. Soal kematian pun disinggung Buffett dalam surat ini.

Dalam surat tahun ini, CEO Warren Buffett dengan masa kerja terpanjangnya di S&P 500 membicarakan rencana ke depan perusahaan konglomerat Berkshire Hathawat di mana kematiannya sendiri dan Charlie Munger yang menjadi pokok pembahasan.

Baca Juga: Daftar 15 Kota Paling Banyak Dihuni Miliarder

"Charlie dan aku sudah lama memasuki zona mendesak. Itu bukan berita baik bagi kami. Tetapi pemegang saham Berkshire tidak perlu khawatir: Perusahaan anda 100% siap untuk keberangkatan (kematian) kita," tulis Warren Buffett dalam suratnya, seperti dilansir dari Business Insider, Senin (24/2/2020).

Strukturisasi Berkshire Hathaway yang dinilainya manajerial top yang terampil dan berdedikasi dan memelihara budaya menjadi landasan Warren Buffet dan Charlie Munger optimis tentang masa depan perusahaan konglomerat tersebut.

Baca Juga: 20 Kota yang Miliki Miliarder Terbanyak, Ada Jakarta?

Tidak hanya itu, dalam surat tahunan, Buffet juga menunjuk dua eksekutif kunci Berkshire Hathaway yang disebutnya akan menggantikan peran dirinya sebagai pimpinan perusahaan selama 50 tahun. Mereka adalah Greg Abel dan Ajit Jain.

Pada pertemuan tahunan yang diadakan Berkshire Hathaway tahun ini bertempat di Omaha, Nebraska terdapat satu perubahan penting yang akan mulai diterapkan. Dimana pemegang saham dapat langsung mengajukan pertanyaan kepada orang yang ditunjuk sebagai pengganti Buffet yaitu Abel dan Jain.

“Perubahan itu sangat masuk akal. Mereka adalah individu yang luar biasa, baik sebagai manajer dan sebagai manusia, dan anda harus mendengar lebih banyak dari mereka," ujar Buffett.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini