Share

Presiden Jokowi Minta Program Perlindungan Sosial dan Bansos Segera Dieksekusi

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 25 320 2173914 presiden-jokowi-minta-program-perlindungan-sosial-dan-bansos-segera-dieksekusi-JVLNDo8pdA.jpg Presiden Jokowi (Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta agar seluruh program bisa mulai dijalankan. Salah satunya adalah program-program seperti Perlindungan Sosial dan juga Bantuan Sosial (Bansos).

"Kemudian saya juga minta program program perlindungan sosial, bansos segera dieksekusi baik itu yang namanya PKH (Program Keluarga Harapan), dan bansos-bansos yang lainnya," ujarnya dalam Rapat Terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

 Baca juga: Jokowi Siapkan 'Vaksin' Penangkal Virus Korona ke Ekonomi RI

Selain itu, Jokowi juga meminta agar program padat karya bisa segera dilakukan. Karena menurutnya, dengan program padat karya maka pembangunan infrastruktur bisa terasa langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Juga program program padat karya yang berdampak langsung pada masyarakat itu dilakukan kembali," ucapnya.

Salah satu contohnya saja pada pembangunan irigasi yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian. Menurutnya, Kementerian Pertanian bisa mengajak masyarakat sekitar untuk ikut turut serta dalam proyek pembangunannya.

 Baca juga: Antisipasi Virus Korona, Presiden Jokowi Apresiasikan BI Turunkan Suku Bunga

"Di Kementerian PUPR, BUMN, perhubungan, pertanian dalam membangun irigasi misalnya, KKP saya minta dipercepat realisasinya," kata Jokowi.

Oleh karenanya, Jokowi meminta kepada seluruh Kementerian dan Lembaga untuk segera mempercepat belanja. Secara khusus dirinya meminta kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk mempercepat belanja pemerintah daerah.

"Perlu saya ingatkan lagi agar kita semuanya Kementerian dan Lembaga mempercepat belanja. Dan untuk Mendagri sekali lagi saya mengingatkan agar diingatkan kepada Gubernur, Bupati dan Wali Kota agar segera merealisasikan belanja APBD-nya masing-masing," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini