nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekonomi Tumbuh 5%, RI Pantas Jadi Negara Maju?

Rabu 26 Februari 2020 15:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 26 20 2174461 ekonomi-tumbuh-5-ri-pantas-jadi-negara-maju-qetXdx8Ini.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Ekonom di Institute For Development of Economics and Finance Enny Sri Hartati menilai secara makro Indonesia memang bisa dikategorikan sebagai negara maju.

Indikatornya, kata Enny, Indonesia merupakan anggota G20 atau kelompok negara dengan perekonomian besar di dunia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pun dalam beberapa tahun terakhir berada di kisaran 5%.

Baca Juga: AS Sebut Indonesia Negara Maju, Lebih Banyak Untung atau Rugi?

Meski begitu, menurut Enny pembangunan Indonesia tidak merata. Dampak positif sebagai negara maju disebutnya hanya dinikmati segelintir kalangan.

"Yang menikmati kue pembangunan tidak rata, hanya terkonsentrasi ke 1% penduduk. Jadi status negara maju itu bias," kata Enny seperti dikutip BBC Indonesia, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Baca Juga: AS Hapus Indonesia dari Daftar Negara Berkembang, BKPM Bentuk Tim Analis

Sayangnya, tak cuma bias, kata Enny, konsekuensi negatif status Indonesia sebagai negara maju kini harus ditanggung banyak kelompok penduduk. Enny memprediksi Indonesia bakal kehilangan fasilitas bea masuk ringan untuk ekspor produk ke AS yang kerap disebut sebagai Generlizes System of Preferences (GSP).

"Saat diberikan status negara maju, kita kehilangan fasilitas untuk negara berkembang."

"Memang fasilitas GSP dari AS tidak dimanfaatkan Indonesia karena sebagian besar komoditas ekspor kita tidak termasuk yang mendapat fasilitas GSP. Tapi saat Vietnam masih mendapatkan fasilitas itu, barang-barang Indonesia jadi tidak kompetitif," tuturnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini