Ekonomi Digital, Jokowi: Barang Impor Jangan Mejeng

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2020 17:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 27 320 2175124 ekonomi-digital-jokowi-barang-impor-jangan-mejeng-no73bo0Smk.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com/Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kemajuan ekonomi di tengah era digital bisa menciptakan lapangan kerja baru di Indonesia. Dirinya ingin negara ini jangan hanya menjadi pasar maupun cuma jadi penonton atas kemajuan ekonomi digital.

”Ekonomi digital juga harus menciptakan lapangan kerja, harus. Ekonomi digital juga harus mendorong ekspor, harus. Ekonomi digital juga harus meningkatkan devisa, harus,” ujar Presiden Jokowi, dilansir dari Setkab, Kamis (27/2/2020).

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Himpun Kekuatan untuk Kembangkan Ekonomi Digital RI

Presiden berharap ekonomi digital bisa menurunkan defisit neraca perdagangan dan menurunkan defisit transaksi berjalan Ia menambahkan juga penting sekali agar perkembangan ekonomi digital harus memicu pemasaran produk-produk dalam negeri.

”Pemasaran produk-produk usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah penting sekali ini, saya sampaikan. Artinya, ekonomi digital kita harus mendorong produksi dalam negeri ini laku, terjual. Jangan barang impor yang dipasang di marketplace kita,” tambahnya.

Baca Juga: Ekonomi Digital Tumbuh Pesat, Presiden Jokowi: Indonesia Jangan Jadi Penonton Saja

Selain peningkatan kuantitas dan skalanya, Presiden juga menekankan bahwa ekonomi digital harus memberikan kontribusi signifikan bagi kesejahteraan masyarakat, menaikkan kelas usaha mikro, usaha kecil, memasarkan produk-produk unggulan dengan kualitas yang baik ke pasar-pasar dunia dan ke pasar ekspor, serta membuka lapangan kerja baru.

”Produk digital juga harus berkontribusi memecahkan persoalan-persoalan krusial di masyarakat, misalnya meningkatkan akses pendidikan untuk masyarakat yang tidak mampu dan terpencil,” tuturnya.

Digital Ekonomi juga harus menyediakan pendanaan untuk usaha-usaha mikro dan usaha kecil termasuk di antaranya crowdfunding untuk bantuan sosial. Untuk itu, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja keras memperbaiki ekosistem ekonomi digital, mempermudah sumber pendanaan, mentoring, mempermudah ekosistem kerja sama dengan lembaga-lembaga investasi dunia serta regulasi dan birokrasi yang kondusif.

”Tadi pagi kita telah melakukan pertemuan dengan Microsoft juga, yang berkaitan dengan data center, saya sampaikan kepada beliau-beliau akan saya selesaikan dalam waktu tidak lebih dari 1 minggu apa yang diinginkan untuk regulasinya,” urai Presiden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini