Konsep Minimalis untuk Kitchen Set, Taruh Lampu Tersembunyi

Hansel Jevera, Jurnalis · Sabtu 29 Februari 2020 18:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 28 470 2175825 konsep-minimalis-untuk-kitchen-set-taruh-lampu-tersembunyi-tLjQLB8Ws9.jpg Dapur Rumah (Foto: Okezone.com/Thespruce)

JAKARTA - Mempunyai dapur yang indah dan simple adalah impian bagi banyak orang terutama para ibu rumah tangga. Oleh sebab itu perlu mengaplikasikan konsep minimalis pada perabotan interior khususnya kitchen set.

Mengutip buku 'Kitchen Set untuk Rumah Minimalis' oleh Sugeng Imam Santosa, Jakarta, Sabtu (29/2/2020), konsep minimalis pada kitchen set tidak jauh berbeda dengan aplikasi konsep minimalis pada bangunan. Konsep minimalis selalu menekankan adanya suatu kesederhanaan dalam detail untuk menghasilkan desain yang “apa adanya”, sesuai dengan fungsi dan kebutuhan yang diinginkan.

 Baca juga: Baru Bangun Rumah? Jangan Lupa Persiapan Perawatannya!

Oleh karena itu, desain kitchen set, minimalis rata-rata sangat simpel, polos, tanpa banyak menggunakan ormamentasi yang rumit. Untuk lebih lengkapnya, simak beberapa ciri khas desain minimalis untuk kitchen set berikut.

A. Gunakan Bentuk-Bentuk Geometris Sederhana

Gaya minimalis identik dengan penggunaan bentuk-bentuk geomteris sederhana, seperti kotak atau lingkaran. Bentuk-bentuk ini mencerminkan kejujuran dan kesederhanaan. Sementara bentuk geometris yang lebih kompleks, seperti segi lima atau segi enam, sebaiknya dihindari.

Bentuk kotak dan lingkaran dalma desain kitchen set bisa diaplikasikan untuk bentuk lemari, top table atau aksesori lainnya.

 Baca juga: Tekan Biaya, 6 Bahan Alternatif Ini Bisa untuk Bangun Rumah Murah

B. Gunakan Material dan Finishing Berstekstur Polos dan Bersih

Desain minimalis mengagungkan hasil yang bersih (clean). Untuk itu, penggunaan material-materiial berkarakter polos bisa jadi solusi. Dalam desain kitchen set, bisa digunakan beberapa material multipleks dengan beberapa jenis pelapis, seperti tacon, formika, atau cat duco yang berkarakter polos.

Agar lebih berkesan modern, penggunaan beberapa material logam yang berkarakter polos, seperti stainless steel atau alumunium, bisa dilakukan. Sementara itu, penggunaan material kayu dengan finishing politer sebaiknya dihindari karena cenderung menampilkan karakter klasik

C. Hindari Detai-Detail Rumit

Less is more yang menjadi semboyan gaya minimalis sangat tidak menginginkan adanya detai-detail rumit yang tidak terlalu berguna. Detail ini bisa berupa bidang massa, bisa pula berupa aksentuansi.

 Baca juga: Bambu hingga Kayu Bekas Jadi Solusi Bangun Rumah dengan Biaya Murah

Sebagai contoh, jika memang tidak diperlukan cabinet atas sebanyak tigas sisi, maka cukup gunakan satu atau dua sisi saja. Sementara untuk aksentuasi, hindari detail berupa profil atau ukiran yang terlalu komplek. Jika ingin adanya aksen, bisa digunakan bentuk garis ataupun kota sederhana.

D. Jangan Berlebihan Menggunakan Warna

Desain minimalis diidentikkans ebagai sesuatu yang netral dan simpel. Oleh karena itu, warna-warna yang berkarakter netral dan simpel, seperti putih, abu-abu dan hitam, cenderung dijadikan pilihan. Walaupun demikian, aplikasi warna-warna lain pun tak jadi soal selama tidak berlebihan.

Gunakan maksimal dua paduan warna, satu warna netral dan satu warna aksen. Untuk warna aksen, bisa dipilih yang berkarakter soft atau yang berkarakter kuat sesuai selera pemilik rumah.

E. Tak Ada Salahnya Bermain Cahaya

Agar kitchen set tampil lebih menarik, tak ada salahnya jika ditambahkan permaninan cahaya. Selama tidak berlebihan, permainan cahaya juga tidak bertentangan dengan prinsip minimalis.

Aplikasi cahaya, selain sebagai aksen, juga bisa digunakan untuk memperkuat karakter bidang dan massa. Permainan cahaya ini bisa dilakukan dengan menempatkan beberapa lampu downlight di lokasi-lokasi tertentu, seperti di cabinet berkaca, di balik cabinet atas, atau di bagian atas minibar. Akan lebih baik jika lampu diletakan tersembunyi.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini