nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Negara Pertama yang Implementasi B30 dari Kelapa Sawit, Ini Faktanya

Vania Halim, Jurnalis · Minggu 08 Maret 2020 07:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 07 320 2179760 indonesia-negara-pertama-yang-implementasi-b30-dari-kelapa-sawit-ini-faktanya-OcTzAmvUR6.jpg Biodiesel (Reuters)

JAKARTA - Kebijakan mandatori biodiesel B30 akan membawa efek berganda bagi perekonomian Indonesia. Di mana, B30 merupakan implementasi lanjutan dari program B20.

B30 adalah pencampuran antara bahan bakar diesel atau solar dengan FAME (Fatty Acid Methyl Ester). Komposisinya yaitu 70% solar dan 30% FAME. FAME ini didapatkan dari kelapa sawit. Kelapa sawit diolah menjadi FAME (Fatty Acid Methyl Ester),yaitu bahan bakar nabati.

 Baca juga: Percepat Penerapan B30, Erick Thohir: Impor Berkurang

Berikut Okezone sudah mengumpulkan fakta terkini B30, Minggu (8/3/2020) :

1. Indonesia Negara pertama di Dunia Terapkan B30 dari Sawit

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kebijakan ini telah menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang telah berhasil mengimplementasikan mandatori B30 dengan bahan baku utama bersumber dari kelapa sawit,

2. Mampu mengurangi impor migas

"B30 juga bisa berjalan, hari ini resmi diluncurkan. Kita juga bisa percepat penggunaan B30 sehingga ketergantungan kita terhadap impor berkurang, negara punya kompetitif dan lebih efisien. Ini juga bagian dari agenda besar yang sudah dicanangkan Presiden," ujar Menteri BUMN Erick Thohir.

Hal ini merupakan bukti nyata pemerintah dalam mengurangi impor sektor migas, sehingga mengurangi Current Account Defisit (CAD) sesuai dengan arahan Presiden. B30 dapat mengurangi impor migas dengan memaksimalkan penggunaan Fati Acid Methyl Ester (FAME) yang dicampur ke dalam solar.

 Baca juga: Pemerintah Jamin Harga Biosolar Tak Naik di 2020

3. Mampu Mengurangi Impor Biodiesel senilai 9,6 Juta Kl

Program B30 pada tahun 2020 diproyeksi mampu menyerap biodiesel dalam negeri sebesar 9,6 juta kiloliter (kL) sehingga akan mengurangi impor solar sebesar 3 juta kL. Selain itu, bakal meningkatkan nilai tambah CPO menjadi biodiesel sebesar Rp13,81 triliun, serta mengurangi emisi GRK sebesar 14,25 juta ton CO2 atau setara 52.010 bus kecil.

“Kebijakan ini telah menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang telah berhasil mengimplementasikan mandatori B30 dengan bahan baku utama bersumber dari kelapa sawit,” kata dia dilansir dari laman Kemenperin.

4. Bensin Ramah Lingkungan

Selain mengurangi impor, penggunaan B30 juga bisa mengurangi polusi. Sebab bahan bakar ini kategori bensin yang ramah lingkungan.

"Ini membuktikan kita menjaga planet bumi menjaga energi bersih untuk mengurangi emisi karbon dan impor BBM," jelas Presiden.

5. Industri Kendaraan Komersial Diharapkan Kontribusinya

Ke depannya, industri kendaraan komersial diharapkan kontribusinya untuk terus menyukseskan kebijakan-kebijakan pemerintah lainnya seperti penerapan kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) yang akan berlaku efektif per 1 Januari 2023 dalam rangka meningkatkan keselamatan di jalan raya, serta kebijakan penerapan standar baku mutu standar emisi Euro 4 yang akan berlaku efektif pada bulan April 2021 untuk kendaraan bermotor berbahan bakar diesel.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini