Bangun Bandara Kediri, Gudang Garam Kucurkan Rp9 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 10 Maret 2020 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 320 2181182 bangun-bandara-kediri-gudang-garam-kucurkan-rp9-triliun-rCHBQ6snrC.jpg Bandara (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bandara Dhoho Kediri di Jawa Timur akan segera dibangun pada 15 April 2020. Bandara ini akan menjadi alternatif penerbangan ke Jawa Timur.

Baca Juga: Groundbreaking Bandara Kediri 15 April 2020

Direktur PT Gudang Garam Tbk Istata T Siddharta mengatakan, untuk membangun bandara di Kediri ini, perusahaan harus merogoh kocek hingga Rp9 triliun. Pendanaan pembangunan tersebut berasal dari internal kas perusahaan.

"Nilai investasi tadinya Rp1-10 triliun. Tapi sekarang kita melihat bisa Rp6 triliun-Rp9 triliun," ujarnya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Baca Juga: Spesifikasi Bandara Kediri, Luas 400 Hektare dengan Kapasitas 1,5 Juta Penumpang

Menurut Istata, pembangunan bandara ini direncanakan akan dimulai pada pertengahan April. Sementara pembangunannya akan memakan waktu kurang lebih 2 tahun lamanya.

"April siap. Target di tahun kalau target dua tahun kami sih maunya dua tahun. Tapi kalau meleset yang penting buat kami kualitas lah. Timing lebih penting tapi kualitas lebih pentinglah," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, bandara ini akan dilakukan groundbreaking pada 15 April 2020. Bandara ini bisa menjadi alternatif untuk penerbangan menuju Jawa Timur.

Menurut Faik, bandara Kediri direncanakan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dan menjadi gerbang alternatif menuju Jawa Timur selain Bandara Juanda Surabaya. Apalagi, Bandara Juanda kini sudah terlampau padat.

Pada tahun 2019 yang lalu, tercatat Bandara Juanda telah melayani lebih dari 16,6 juta penumpang. Sementara trafik pesawat mencapai 129 ribu pergerakan pesawat dan kargo mencapai 88,4 juta kilogram.

"Jawa timur itu membutuhkan kapasitas yang lebih besar lagi akibat karena adanya keternatasan di Juanda. Jadi banadara yang diJuanda ini kapasitas maksimum adalah hanya 21 juta penumoang yang akan tercapai tahun ini. Dengan selesainya pembanguan terminal I," jelasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini