Peningkatan produksi migas dengan mencari terobosan-terobosan baru merupakan salah satu arahan Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas mengenai Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2020 serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2021, di Kantor Presiden.
"Defisit neraca perdagangan dan transaksi berjalan pada tahun 2021 harus semakin turun. Untuk itu, perlu diberikan prioritas pengembangan industri substitusi impor, melanjutkan kebijakan bioenergi ke program B40-B50, serta langkah-langkah terobosan dalam rangka meningkatkan lifting minyak," kata Presiden.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menekankan bahwa fiskal tahun 2021 harus dapat memberikan stimulus, merangsang peningkatan daya saing ekonomi nasional, penciptaan nilai tambah serta mendorong pemerataan pembangunan. Daya tarik investasi juga harus terus ditingkatkan agar bisa membuka banyak lapangan kerja baru.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.