JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka impor mencapai USD11,6 miliar pada Februari 2020. Angka ini mengalami turun dibandingkan bulan sebelumnya (Month to Month/MtM) sebesar 18,69% yang mencapai USD14,27 miliar.
Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan 5,11%. Adapun pada periode Februari 2019 lalu, impor Indonesia mencapai USD12,23 miliar.
Baca juga: Impor LPG Jadi Beban Neraca Perdagangan RI
"Dibandingkan bulanan, baik migas maupun nonmigas mengalami penurunan. Dengan penurunan nonmigas turun hingga 19,77%," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Yunita Rusanti di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (17/2/2020).
Dirinya menjabarkan, pada Februari 2020 dengan 2 tahun belakang mengalami penuurunan. Pada Februari 2018 total impor USD14,19 miliar sedangkan pada febrauri 2019 USD12,23 miliar.
Baca juga: Harga Bawang Putih Mahal, KPPU: Impor Harus Berjalan Normal
"Jadi impor 3 tahun mengalami penurunan pada bulan Februari," ujarnya.
Sektor nonmigas juga mengalami penurunan selama 3 tahun terakhir, di mana Impor Februari 2020 di posisi USD9,85 miliar. Sedangkan pada Februari 2018 dan 2019 masing-masing di posisi USD11,95 miliar dan USD10,64 miliar.
"Jadi impor nonmigas yang mengalami penurunan," ujarnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.