Share

Pasar Jadi Titik Temu Masyarakat, Pedagang Minta Ada Upaya Tangkal Virus Corona

Fakhri Rezy, Jurnalis · Selasa 17 Maret 2020 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 17 320 2184791 pasar-jadi-fasilitas-terakhir-yang-ditutup-jika-terjadi-lockdown-6wtpBoSVH9.jpg Sembako (Okezone)

JAKARTA - Pasar sebagai lokasi penyedia bahan pokok, menjadi titik temu banyak manusia. Di sinilah riskan terjadi senggolan antar pembeli dan riskan terhadap penyebaran virus Corona.

Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri meminta kepada pemerintah untuk melakukan upaya yang lebih aktif. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk di pasar tradisional.

Abdullah meminta agar pemerintah dapat melakukan protokol untuk menjaga pasar tradisional. 

 Baca juga: Ditinjau Wapres, Pembangunan Pasar Klewer Sisi Timur Selesai Juli 2020

"Karena di mal sudah dilakukan (protokoler) di supermarket sudah dilakukan, tapi di pasar tidak dilakukan sama sekali. Padahal di sini adalah tempat pertemuan yang cukup dekat antara pedagang dan pembeli. Risikonya lebih besar dibanding di mal atau di ritel," ujarnya, kepada Okezone, Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Kendati demikian, pihaknya telah mempersiapkan konsekuensi terburuk dalam pencegahan penyebaran virus corona. Hal ini karena pasar tradisional merupakan “benteng” kebutuhan pangan masyarakat. 

 Baca juga: Revitalisasi 2 Pasar di Sumatera Barat Habiskan Dana Rp374 Mliar

"Jika terjadi lockdown, fasilitas terakhir yang ditutup harus pasar tradisional," ujarnya. Sementara itu, Ikappi juga mengimbau agar pembeli/masyarakat tidak melakukan upaya penimbunan dengan pembelian dalam jumlah besar atau berlebihan," ujarnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini