JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menerapkan konsep pembatasan jarak antar penumpang sebagai salah satu bentuk social distancing yang dilakukan guna mencegah penularan virus corona atau Covid-19. Pembatasan jarak diterapkan saat penumpang mengantri untuk masuk ke atas kapal.
Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro mengatakan, manajemen mulai mewajibkan para pelanggan untuk berdiri pada jarak yang telah diatur.
Baca Juga: Selain ASDP, Erick Thohir Juga Rombak Direksi Pelni di Penghujung 2019
"Sesuai arahan yang kami terima maka kami akan mengatur jarak masuk antar penumpang dengan jarak aman yang disarankan yakni diatas 1 meter," terang Yahya, dalam keterangannya, Rabu (18/3/2020).
Yahya juga mengharapkan dengan diterapkannya konsep tersebut dapat mencegah dan meminimalisir potensi penyebaran virus corona. Manajemen juga akan menempatkan petugas untuk membantu mengatur jarak antar pelanggan hingga naik ke atas kapal.
Baca Juga: Sebar Informasi Hoaks Soal Virus Corona, 3 Orang Diperiksa Polisi
"Kami akan melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir penyebaran virus corona di wilayah lingkungan kerja Perusahaan," ungkapnya.
Tidak hanya bagi penumpang kapal, Perusahaan juga menerapkan konsep Work From Home (WFH) bagi karyawan sebagai bentuk mitigasi penyebaran virus corona. Dalam menerapkan sistem WFH, PELNI juga memaksimalkan penggunaan IT seperti video teleconference dan memanfaatkan aplikasi internal untuk berkoordinasi.
"Sejak 16 Maret 2020 kami menerapkan konsep work from home hanya saja tidak seluruh karyawan melaksanakannya. Untuk karyawan pada bagian operasional tetap masuk dengan sistem piket guna menjaga berjalannya proses bisnis Perusahaan," tambahnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.