Presiden Jokowi ke OJK: Berilah Keringanan ke UMKM Agar Tidak Ada PHK

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 20 Maret 2020 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 20 320 2186374 presiden-jokowi-ke-ojk-berilah-keringanan-ke-umkm-agar-tidak-ada-phk-Wd0TyikOR9.jpg Presiden Jokowi (Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lebih fokus kepada kebijakan stimulus ekonomi dalam dunia perbankan. Apalagi, di tengah wabah virus Corona atau Covid-19 ini.

Di mana, lanjutnya, stimulus tersebut untuk memberikan kemudahan dan keringanan bagi kelompok-kelompok terdampak khusus UMKM dan sektor informal.

Baca juga: Debitur yang Terdampak Virus Corono Bisa Restrukturisasi Utang

"Sehingga aktivitas produksi bisa berjalan dan tidak melakukan PHK," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Dirinya pun menilai kebijakan stimulus ekonomi bagi debitur yang baru saja dikeluarkan OJK sangat bagus. Apalagi untuk UMKM yang terkena dampak Covid-19.

Baca juga: OJK Minta Pegawainya Tak Lakukan Perjalanan hingga Meeting

"Saya minta kebijakan stimulus ini dievaluasi secara periodik untuk lihat kebutuhan-kebutuhan yang ada di lapangan," ujarnya.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai menerapkan kebijakan pemberian stimulus sebagai upaya memitigasi dampak virus corona terhadap perekonomian. Stimulus diterbitkan dalam POJK No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 pada Kamis ini.

“Dengan terbitnya POJK ini maka pemberian stimulus untuk industri perbankan sudah berlaku sejak 13 Maret 2020 sampai dengan 31 Maret 2021. Perbankan diharapkan dapat proaktif dalam mengidentifikasi debitur-debiturnya yang terkena dampak penyebaran Covid-19 dan segera menerapkan POJK stimulus dimaksud,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini