nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Siapkan Bantuan Langsung Tunai untuk Pekerja Informal

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 09:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 25 20 2188662 jokowi-siapkan-bantuan-langsung-tunai-untuk-pekerja-informal-rZT7sQt6wZ.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah bakal memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada para pekerja informal. Kebijakan ini dilakukan untuk meresepons penyebaran wabah virus corona.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemberian BLT ini dilakukan agar konsumsi rumah tangga bisa tetap terjaga. Apalagi wabah virus corona ini terpaksa membau masyarakat untuk berdiam diri di rumah agar penyebarannya tidak meluas.

 Baca juga:

"Kita akan melihat sektor informal untuk mendukungnya dalam bentuk bantuan langsung tunai melalui database yang ada," ujarnya dalam teleconfrence, Selasa (24/3/2020) malam.

Menurut Sri Mulyani, pemberian BLT ini bertujuan agar masyarakat yang bekerja di sektor informal untuk bisa disiplin dalam mengikuti protokol pedoman pemerintah dalam menghadapi wabah virus corona ini. Adapun protokol pedoman pemerintah mengharuskan masyarakat untuk menjaga jarak dengan orang lain atau social distance.

"Yang bisa bantu tetap mengikuti arahan dan pedoman mengurangi interaksi dan aktivitas dan tidak melakukan kumpul sehingga bisa memerangi penyebaran virus ini namum tetap mendapatkan bahan pokok terutama bagi pekerja harian," kata Sri Mulyani.

Nantinya lanjut Sri Mulyani, kebijakan ini akan masuk ke dalam fokus pemerintah tentang safety net. Asal tahu saja, Presiden Joko Widodo sendiri fokus pada tiga hal dalam menangani pandemi virus corona ini.

Pertama adalah masalah kesehatan dan keselamatan masyarakat, kedua adalah safety net, dan yang terakhir adalah dampak sosial dan ekonomi dari pandemik corona ini.

"Tadi dibahas apakah jumlah keluarga ditambah dan dari sisi manfaat sedang dihitung dari sisi anggaran," kata Sri Mulyani.

Selain itu, pemerintah juga sedang menyiapkan insentif bagi masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena COVID-19. Insentifnya berupa santunan dan pelatihan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Saat ini lanjut Sri Mulyani, pemeritah tengah menyiapkan payung hukum untuk penyaluran semua insentif tersebut. Seluruh insentif yang diberikan pemerintah ini nantinya akan berlaku selama 6 bulan ke depan.

"Kami akan menyusun kebutuhan ini dan kami sudah komunikasi dengan DPR dan Bapak Presiden sudah berkomunikasi degan DPR dan BPK, kami juga sudah berkominikasi dengan Banggar dan Komisi XI untuk memformulasikan," ucap pria yang kerap disapa Ani.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini