nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenristek Realokasi Anggaran untuk Penanganan Virus Corona Tahap I sebesar Rp20 Miliar

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 12:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 26 320 2189223 kemenristek-realokasi-anggaran-untuk-penanganan-virus-corona-tahap-i-sebesar-rp20-miliar-N9gtSpdJuF.jpg Penyemprotan Disinfektan untuk Cegah Virus Corona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merealokasi anggaran untuk penelitian hingga memproduksi alat kesehatan sebagai penanganan virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Pada tahap pertama kementerian menyiapkan anggaran Rp20 miliar.

Menristek/Kepala BRI Bambang Brodjonegoro menindaklanjuti Instruksi Presiden terkait realokasi anggaran. Dari belanja rutin seperti perjalanan dinas, Kemenristek pada tahap I merealokasi sebesar Rp20 miliar.

Baca Juga: Sri Mulyani Putar Otak Rombak APBN 2020 untuk Tangani Corona

"Ini direalokasi untuk semua yang terlibat dalam penelitian, penemuan obat dan juga vaksin untuk mengatasi virus corona," ujarnya, dalam telekonferensi, Kamis (26/3/2020) 

Kementerian juga akan menambah anggaran tersebut sesuai dengan kebutuhan, di mana saat ini BRIN telah membentuk tim khusus penanganan Covid-19. Tim ini dibentuk dengan konsorsium yang terdiri dari LPMK, LIPI, BPPT, LAPAN, BATAN, serta Perguruan Tinggi seperti ITB, UI, IPB, UGM, Universitas Airlangg dan pihak terkait lainnya.

Baca Juga: Situasi Darurat, APBNP 2020 Akan Melalui Perppu

"Tujuan dari konsorsium ini pertama memberi dukungan penuh kepada Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, terutama di dalam pemeriksaaan atau uji sampel virus corona. Seperti diketahui lembaga molekuler mendukung kegiatan di Balai Kesehatan terkait pengujian sampel. Tahap ini penting tidak hanya mendeteksi seseorang terinvesksi atau tidak, tetapi akan dikembangkan untuk vaksin," ujarnya.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini