nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gelombang PHK, Maskapai Butuh Respons Cepat Pemerintah

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 15:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 26 320 2189363 gelombang-phk-maskapai-butuh-respons-cepat-pemerintah-NA1TLmyn9O.jpg Maskapai Terpuruk Imbas Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Indonesia National Air Carriers Association (Inaca) mengungkapkan terpuruknya kondisi maskapai penerbangan di Indonesia. Bahkan bila dibiarkan, akan ada gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hingga industri pendukungnya .

Maka dari itu, Inaca mengharapkan respons cepat dari pemerintah. Namun jika tidak ada respons positif yang cepat maka dipastikan akan terjadi tindakan perumahan maupun PHK karyawan sebagai upaya penyelamatan.

Baca Juga: Pilot, Awak Kabin hingga Karyawan Maskapai Terancam PHK

"Dampaknya bukan hanya di industri penerbangan itu sendiri tapi juga untuk industri pendukungnya baik hilir maupun hulu seperti bengkel pesawat, ground handling, dan agen perjalanan yang terlibat. Untuk ini, Inaca sangat mengharapkan respon positif dari Pemerintah yang cepat untuk menghindari gelombang perumahan dan PHK yang tidak bisa dihindari tersebut," tutur Ketua Umum Inaca Denon Prawiratmadja, dalam keterangannya, Kamis (26/3/2020).

Wabah covid-19 melumpuhkan hampir semua aktifitas perekonomian. Namun menurut Denon, industri penerbangan nasional sangat terpuruk.

Baca Juga: Imbas Covid-19, Jumlah Penerbangan Turun Drastis hingga 50%

Maka dari itu, maskapai mengharapkan keringanan dan insentif dari pemerintah. Tujuannya supaya menyelamatkan kerugian yang lebih besar.

"Yang kami harapkan adalah penundaan pembayaran PPh, penangguhan bea masuk impor suku cadang, penagguhan biaya bandara dan navigasi yang dikelola BUMN, pemberlakuan diskon biaya bandara yang dikelola Kementerian Perhubungan, dan perpanjangan jangka waktu berlakunya pelatihan simulator maupun pemeriksaan kesehatan bagi awak pesawat,” katanya.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini