nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pabrik Masker di Australia Naikkan Produksi Jadi 50 Juta

Minggu 29 Maret 2020 15:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 29 320 2190775 pabrik-masker-di-australia-naikkan-produksi-jadi-50-juta-RbDVzQCbE5.jpeg Virus Corona (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Satu-satunya perusahaan yang membuat masker di Australia meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan di tengah krisis virus corona. Selama ini, perusahaan yang berlokasi di Shepparton di negara bagian Victoria, sekitar 190 km dari Melbourne, tersebut memproduksi dua juta masker setahun. Sekarang mereka meningkatkan target produksi menjadi 50 juta masker.

"Dengan permintaan yang mendadak tinggi dan tambahan mesin, kami bisa memproduksi sekitar 50 juta masker dalam setahun," kata CEO perusahaan Med-Con Steve Csiszar dilansir dari ABC, Minggu (29/3/2020).

"Karyawan kami selama ini cuma 17 orang, namun dengan apa yang terjadi sekarang, semua berubah," kata Csiszar.

Baca Juga: Fakta Soal Masker, Larangan Impor hingga Kenaikan Harga

"Kami menambah orang setiap hari, dan mesin produksi kami berjalan 24 jam, dan belum pernah kami sesibuk ini sebelumnya di Shepparton,” ucapnya.

Dengan semakin banyaknya mereka yang positif terkena virus corona, pemerintah Australia sudah meminta perusahaan tersebut untuk meningkatkan produksi masker bedah secepat mungkin.

"Kami sudah menyampaikan situasi kami, kami menyampaikan keterbatasan yang kami miliki, mengenai sumber daya," kata Steve.

Baca Juga: Tenang, Erick Thohir Sebut BUMN Bakal Produksi 6 Juta Masker

"Kami hanya memiliki dua mesin yang operasional, mesin ketiga sudah rusak, dan hanya ada dua operator yang terlatih."

Steve dan pemerintah akhirnya sepakat untuk meningkatkan produksi dengan menggerahkan 14 anggota militer ke lokasi pabrik tiga minggu lalu.

"Ini sekarang mirip dengan barak militer. Kami memiliki personel militer di sini sekarang dan mereka yang bekerja adalah tentara yang sangat-sangat terlatih, beberapa diantara mereka adalah insinyur listrik. Produksi berjalan dengan baik sekarang ini," katanya.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini