nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Dana Rp405,1 Triliun Diramal Mulai Terasa pada Kuartal II

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 17:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 01 20 2192490 dampak-dana-rp405-1-triliun-diramal-mulai-terasa-pada-kuartal-ii-zJgJdwoeuG.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

 JAKARTA – Stimulus ekonomi yang diluncurkan pemerintah akan mulai berdampak pada laju perekonomian di kuartal II 2020. Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) mengenai kebijakan keuangan negara dan stabilitas keuangan.

Perppu nomor 1 tahun 2020 tersebut berisikan stimulus ekonomi sebesar Rp405,1 triliun. Pengamat Ekonomi Bank Permata Josua Pardede mengatakan, stimulus tersebut akan berdampak pada kuartal III tahun ini.

“Sementara dampak stimulus fiskal di luar stimulus jaring pengaman sosial dan moneter yang sifatnya akomodatif , akan baru terasa paling cepat kuartal III tahun 2020,” kata dia kepada Okezone, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Stimulus untuk Dunia Usaha, Penghapusan Pph 21 hingga Keringanan KUR

Sementara untuk stimulus yang terkait dengan jaring pengaman akan mulai berdampak pada ekonomi di kuartal II. Untuk diketahui, dari tambahan anggaran Rp405,1 triliun digunakan untuk belanja bidang kesehatan sebesar Rp75 triliun. Sementara itu untuk jaring pengaman sosial atau sosial safety net (SSN) sebesar Rp110 triliun. Sebesar Rp70,1 triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat (KUR).

Selain itu, lanjutnya, anggaran tersebut juga diperuntukkan untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional termasuk restrukturisasi kredit serta penjaminan UMKM. Di mana dianggarkan sebesar Rp150 triliun.

“Dampak dari stimulus yang terkait dengan jaring pengaman sosial dan anggaran terkait kesehatan diperkirakan akan mulai terasa pada kuartal II, ketika masa pandemi masih berlangsung,” tukasnya.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini