nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terdampak Covid-19 Langsung atau Tidak, Debitur KPR Bisa Tunda Cicilan

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 05 April 2020 19:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 05 470 2194514 terdampak-covid-19-langsung-atau-tidak-debitur-kpr-bisa-tunda-cicilan-Zk2TcT5LjM.jpg Rumah (Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat menunda cicilannya, apabila tempat kerjanya atau usahanya terdampak dari pandemi virus Corona atau Covid-19.

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso keputusan itu telah tertuang dalam sudah tertuang dalam ketentuan stimulus bidang perbankan yang diterbitkan dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19).

 Baca juga: Alasan Pemerintah Kembali Berikan Subsidi Selisih Bunga untuk Kredit Rumah Murah

"Jadi, apabila ini dia (debitur) terimbas dari Covid-19 baik langsung tidak langsung mestinya masuk kriteria," ujar dia pada telekonfrensi, Minggu (5/4/2020).

Dia menjelaskan hingga saat ini kondisi kesehatan perbankan masih dalam kondisi prima dan sehat meskipun kedepan tidak menutup kemungkinan sektor keuangan termasuk bank dapat terdampak dari pelemahan ekonomi akibat Covid-19.

 Baca juga: Syarat Dapatkan Bantuan Kredit Rumah di Tengah Wabah Corona

"Oleh karena itu, kami bersama dengan Pemerintah seluruh pihak terus melakukan stimulus ke industri," ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan seluruh asosiasi termasuk HIMBARA maupun PERBANAS untuk bisa mengimplementasikan POJK tersebut.

"Kita setiap saat komunikasi dengan asosiasi Himbara. Perbanas kita minta proaktif mendata nasabah yang mulai berdampak jangan menunggu. Tapi mereka sudah proaktif mendata semua nasabahnya sebagaian besar sudah mengimplementasikan itu," tandas dia.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mengultimatum debt collector agar tidak menarik kendaraan selama covid-19. Hal ini diatur dalam POJK No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional memberi pelonggaran kredit kendaraan bermotor bagi pengemudi ojek online, taksi online hingga nelayan imbas penyebaran virus corona (Covid-19).

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini