Ditutup Dampak Corona, Omzet Pedagang di Pasar Tanah Abang Anjlok hingga 50%

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 06 April 2020 07:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 06 320 2194648 ditutup-dampak-corona-omzet-pedagang-di-pasar-tanah-abang-anjlok-hingga-50-0kMcDzXEvn.jpg Pasar Tanah Abang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penjualan pedagang di Pasar Tanah Abang turun hingga lebih 50% karena penutupan Pasar Tanah Abang imbas penyebaran virus corona atau coronavirus (Covid-19) di Indonesia.

Apalagi data per Minggu 5 April 2020, pasien positif corona mencapai 2.273 orang, dengan 164 orang yang sembuh dan 198 orang meninggal dunia.

Dari total pasien positif corona terbanyak di DKI Jakarta mencapai 1.124 orang. Hal ini tentu membuat pengelola Pasar Tanah Abang memperpanjang penutupan Pasar Tanah Abang yang sedianya dibuka pada 6 April 2020, harus menutup Pasar Tanah Abang sampai waktu yang tidak ditentukan.

 Baca Juga: Masih Darurat Bencana Covid-19, Pasar Tanah Abang Tetap Tutup Besok

"Penurunannya memang sudah dikurang lebih 50% ketika kami melakukan penutupan," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin kepada Okezone, Jakarta, Senin (6/4/2020).

Sebelumnya, Perumda Pasar Jaya akan menunda pembukaan pasar di kawasan Tanah Abang yang sudah dimulai penutupan sementara sejak 27 Maret lalu. Seyogianya bisnis pasar tersebut akan dibuka pada Senin hari ini. Akan tetapi karena masa tanggap Covid-19 masih berlangsung hingga 19 April mendatang maka pembukannya ditunda sementara.

Adapun perpanjangan waktu penutupan ini dilakukan meliputi Pasar Tanah Abang Blok A, Pasar Tanah Abang Blok B dan Pasar Tanah Abang Blok F. Hanya Pasar Tanah Abang Blok G saja yang masih buka seperti sebelumnya namun itupun terbatas kepada pedagang yang berjualan jenis bahan pangan saja.

Penundaan pembukaan kembali Pasar Tanah Abang yang terkenal dengan perdagangan tekstil ini sendiri berlandaskan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No.361 Tahun 2020 tentang perpanjangan status tanggap darurat bencana Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta. Hal ini menyikapi perkembangan penyebaran Covid-19 di Jakarta.

“Jadi sudah diputuskan untuk pembukaan yang direncanakan pada 6 April kita tunda sementara sampai 19 April, Bapak Gubernur juga sudah memberikan teguran keras agar Pasar Tanah Abang ini tetap ditutup, Untuk pembukaan kembali nantinya akan diinformasikan lebih lanjut,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini