nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cadangan Devisa Masih Cukup, BI Gelontorkan USD7 Miliar Stabilkan Rupiah

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 07 April 2020 17:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 07 20 2195620 cadangan-devisa-masih-cukup-bi-gelontorkan-usd7-miliar-stabilkan-rupiah-gAOCstyOlL.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa (Cadev), Indonesia pada akhir Maret 2020 tercatat sebesar USD121 miliar atau turun USD9,4 miliar dibandingkan posisi akhir Februari 2020 sebesar USD130,4 miliar.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan pihaknya mengakui cadangan devisa ini menurun dengan sebesar USD130,4 miliar pada tingkat akhir Februari. Sekitar USD2 Miliar itu memang di bulan lalu ada utang pemerintah yang jatuh tempo sehingga dibayarkan. Dan USD7 miliar digunakan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah.

 Baca juga: Cadangan Devisa USD121 Miliar Setara Pembiayaan 7 Bulan Impor, di Atas Standar Internasional

"Khususnya Minggu kedua dan ketiga pada Maret 2020, terjadi kepanikan global dan dorong investor global yang lepas sahamnya, di situ peran Baank Sentral. Kami (BI), komit berada di pasar untuk stabilkan nilai tukar Rupiah," ujar Perry pada telekonferensi di Jakarta, Selasa (7/6/2020).

Menurut dia, tingkat kecukupan Cadangan Devisa di Indonesia sebesar USD121 Miliar itu lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan impor. Serta pembayaran untuk 7 bulan impor dan lebih dari cukup untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah.

 Baca juga: Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD121 Miliar di Tengah Covid-19

"Dengan stabilnya Rupiah dan mekanisme pasar yang baik. Kebutuhan intervensi dari Bank Indonesia alhamdulillah semakin menurun. Kami informasikan Cadev kita berangsur stabil dan mengalami peningkatan dewasa ini. Insya allah akan mampu stabilisasi nilai tukae Rupiah," ungkap dia.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini