Cadangan Devisa USD121 Miliar Setara Pembiayaan 7 Bulan Impor, di Atas Standar Internasional

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 07 April 2020 10:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 07 20 2195314 cadangan-devisa-usd121-miliar-setara-pembiayaan-7-bulan-impor-di-atas-standar-internasional-I63Za0YAnX.jpg Dolar AS (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2020 tercatat sebesar USD121 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir Februari 2020 sebesar USD130,4 miliar.

Lalu dengan cadangan devisa sebesar USD121 miliar bisa untuk apa?

Melansir keterangan resmi Bank Indonesia (BI), Jakarta, Selasa (7/4/2020), posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,2 bulan impor atau 7,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Baca Juga: Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD121 Miliar di Tengah Covid-19

BI menilai bahwa cadangan devisa saat ini lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah serta kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah.

BI akan terus menjaga kecukupan cadangan devisa guna mendukung ketahanan eksternal dan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Baca Juga: Cadangan Devisa Indonesia Mengalami Penurunan, Ini 2 Alasan Utamanya

Sekadar informasi, penurunan cadangan devisa pada Maret 2020 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan keperluan stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah kondisi extraordinary karena kepanikan di pasar keuangan global dipicu pandemi COVID-19 secara cepat dan meluas ke seluruh dunia.

Kepanikan pasar keuangan global dimaksud telah mendorong aliran modal keluar Indonesia dan meningkatkan tekanan Rupiah khususnya pada minggu kedua dan ketiga bulan Maret 2020.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini