Share

Terbitkan Global Bond, Menkeu: Diterbitkan Secara Online

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 08 April 2020 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 08 20 2196166 terbitkan-global-bond-menkeu-diterbitkan-secara-online-fNV2cUuf9T.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Instagram)

JAKARTA - Pemerintah menerbitkan global bond sebesar USD4,3 miliar dalam bentuk 3 surat berharga global. Di mana ketiganya adalah surat berharga negara (SBN) seri RI1030, RI1050 dan RI0470.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, bonds ini untuk menjaga pembiayaan aman sekaligus menambah cadangan devisa bagi Bank Indonesia. Pemanfaatan dari penerbitan ini sangat positif di tengah turbulensi pasar keuangan global.

 Baca juga: Pemerintah Mau Terbitkan Global Bond USD4,3 Miliar, Gubernur BI: Bisa Tambah Cadangan Devisa

"Penerbitan global bond ini dilakukan secara elektronik tanpa ada pertemuan fisik karena semua melakukannya dalam kondisi work from home (WFH) termasuk roadshow-nya," ujarnya mengutip setkab, Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Seperti diketahui, Seri RI1030 memiliki tenor 10,5 tahun yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2030 diterbitkan sebesar USD1,65 miliar. Di mana dengan yield global sebesar 3,9%.

 Baca juga: RI Negara Pertama Terbitkan Surat Utang Global di Tengah Pandemi Covid-19

Seri kedua yaitu RI1050 dengan tenor 30,5 tahun atau jatuh tempo 15 Oktober 2050. Nominal yang diterbitkan juga USD1,65 miliar dengan yield 4,25%.

Seri ketiga adalah RI0470 dengan tenor 50 tahun, jatuh tempo 15 April tahun 2070 sebesar 1 miliar USD dengan tingkat yield 4,5%. Seri ini merupakan global bond pertama yang diterbitkan dengan tenor 50 tahun.

 Baca juga: Untuk Pertama Kalinya, Pemerintah Terbitkan Global Bond Bertenor 50 Tahun

“SBN yang ketiga dan ini adalah series baru yang belum pernah diterbitkan sebelumnya adalah RI0470. Jatuh tempo atau tenornya 50 tahun yaitu 15 April tahun 2070 sebesar 1 miliar US dollar dengan tingkat yield 4,5%,” jelas Menkeu.

Menkeu mengatakan, penerbitan ketiga seri SBN tersebut adalah penerbitan terbesar di dalam sejarah penerbitan US Dollar Bond oleh Pemerintah Republik Indonesia. Menkeu menambahkan bahwa penerbitan USD bonds ini untuk menjaga pembiayaan aman sekaligus menambah cadangan devisa bagi Bank Indonesia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini