nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indeks Dolar AS Lesu akibat Klaim Pengangguran Meningkat

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 10 April 2020 06:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 10 278 2197041 indeks-dolar-as-lesu-akibat-klaim-pengangguran-meningkat-UEGFEggiVW.jpg Dolar AS (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks dolar AS melemah pada akhir perdagangan pada kemarin setelah lonjakan besar-besaran dalam klaim pengangguran. Dolar juga merespons negatif langkah terbaru Federal Reserve untuk mendukung perekonomian di tengah pandemi COVID-19.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,49% menjadi 99,6244 pada akhir perdagangan.

Baca Juga: Dolar AS Menguat di Tengah Kekhawatiran Resesi Global

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,0923 dari USD1,0861 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2445 dari USD1,2392 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,6318 dari USD0,6235.

Dolar AS membeli 108,48 yen Jepang, lebih rendah dari 108,81 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9668 franc Swiss dari 0,9712 franc Swiss, dan turun menjadi 1,4020 dolar Kanada dari 1,4039 dolar Kanada.

Baca Juga: Dolar AS Menguat di Tengah Lesunya Yen Jepang

Jumlah klaim pengangguran awal di Amerika Serikat mencapai 6,6 juta minggu lalu di tengah meningkatnya kejatuhan ekonomi dari COVID-19, menyusul angka mengejutkan yang sama pada minggu sebelumnya, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pada hari Kamis.

Federal Reserve pada hari Kamis mengumumkan tindakan tambahan untuk menyediakan hingga USD2,3 triliun dalam bentuk pinjaman untuk mendukung perekonomian.

"Pendanaan ini akan membantu rumah tangga dan pengusaha dari semua ukuran dan meningkatkan kemampuan pemerintah negara bagian dan lokal untuk memberikan layanan penting selama pandemi coronavirus," kata bank sentral AS dalam sebuah pernyataan dilansir dari Xinhua, Jumat (10/4/2020).

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini