Kuota Pendaftaran Kartu Prakerja Tahap I Hanya untuk 164.000 Peserta

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 11 April 2020 20:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 11 320 2197730 kuota-pendaftaran-kartu-prakerja-tahap-i-hanya-untuk-164-000-peserta-pY2gxNEDBJ.jpg Kartu Prakerja (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pendaftaran Program Kartu Prakerja resmi dibuka hari ini melalui situs resmi resmi www.prakerja.go.id.

Syarat peserta program Kartu Prakerja adalah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia di atas 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal. Pendaftarannya terdiri dari 3 (tiga) tahap.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pendaftaran tahap awal ini akan dibuka mulai hari ini hingga Kamis 16 April 2020 pukul 16.00 WIB.

Baca Juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Resmi Dibuka Malam Ini 

Pada tahap pertama, pemerintah memberikan kuota bagi 164.000 masyarakat untuk mendaftarkan dirinya di program Kartu Pra Kerja. Setiap minggunya, mulai hari ini sampai minggu ke-4 November 2020, akan dibuka kuota untuk sekitar 164.000 peserta.

"Pendaftaran dapat dilakukan setiap saat, 24 jam 7 hari dalam seminggu. Untuk gelombang pertama, pendaftaran dibuka sampai Kamis 16 April 2020, pukul 16.00 WIB," kata Airlangga dalam telekonferensi, Jakarta, Sabtu (11/4/2020).

Baca Juga: Begini Cara Daftar Kartu Prakerja yang Dapat Rp3,5 Juta/Bulan 

Pengumuman peserta yang lolos untuk gelombang pertama akan diumumkan pada Jumat 17 April 2020. Jika belum berhasil diterima sebagai peserta pada gelombang pertama, pendaftar dapat bergabung di gelombang selanjutnya.

“Sampai akhir 2020, direncanakan akan ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran. Dan, total anggaran yang disediakan oleh pemerintah untuk tahun ini adalah sebesar Rp20 triliun,” katanya.

Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi UKM, akan membantu memberikan pendampingan pendaftaran dan membantu menyediakan beberapa komputer untuk masyarakat di tempat yang ditentukan Pemda.

Dalam masa pandemi Covid-19 ini, pelatihan yang tersedia hanya pelatihan online. Ke depan, setelah kondisi normal, maka pelatihan juga akan melalui tatap muka (offline). Bantuan pelatihan lewat Kartu Prakerja ini hanya diberikan satu kali kepada satu orang.

“Supaya manfaat ini dapat merata dan lebih banyak,” ujar Airlangga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini