Share

Baru Dibuka, 1,3 Juta Masyarakat Sudah Antre Daftar Kartu Pra-Kerja

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 12 April 2020 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 12 320 2197933 baru-dibuka-1-3-juta-masyarakat-sudah-antre-daftar-kartu-pra-kerja-U5KQi32Gbk.jpg Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Pendaftaran kartu pra-kerja akhirnya resmi dibuka setelah sebelumnya sempat mundur. Dalam pembukaan pendaftaran ini, program kartu pra-kerja langsung diserbu oleh calon peserta.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, hingga Minggu ini sudah ada 1,3 juta masyarkat Indonesia yang mengakses situs resmi kartu pra-kerja. Hal ini menandakan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat pada program Ini.

"Kami memahami bahwa ekspektasi masyarakat terhadap program ini begitu besar, terlihat dari jumlah pengunjung website pra-kerja sudah mencapai 1,3 juta," ujarnya dalam telekonferensi, Sabtu (11/3/2020) malam.

Baca Juga: Selama Corona, Pelatihan Kartu Pra-Kerja Dilakukan via Online

Airlangga menambahkan, memang situs dari kartu pra-kerja ini masih ada beberapa kendala teknis. Namun dirinya berjanji pelayanan akan terus diperbaiki untuk memudahkan pendaftaran.

"Oleh karena itu kami mengharapkan masyarakat memaklumi apabila masih ada ketidaksempurnaan, dan juga berterima kasih. Kami akan terus melakukan perbaikan," kata Airlangga.

Oleh karena itu lanjut Airlangga, bagi masyarakat yang kesulitan mengakses pendaftaran Kartu pra-kerja bisa mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UKM setempat. Saat datang, calon peserta akan dibantu oleh petugas pemda untuk bisa mendaftar.

Baca Juga: Peserta Pendaftaran Kartu Prakerja Bisa Tak Lolos

"Pemda akan membantu memberikan pendampingan pendaftaran, dan menyediakan beberapa komputer untuk masyarakat di tempat yang ditentukan oleh pemda. Sehingga dapat mengikuti pendaftaran maupun pelatihan yang akan dipilih," jelas Airlangga.

Namun lanjut Airlangga, dalam pemberian bantuan teknis pendaftaran secara tatap muka ini, Pemda wajib menerapkan protokol pencegahan Corona di setiap fasilitas pendaftaran Kartu pra-kerja. Misalnya dengan menjaga jarak dan selalu menggunakan masker dan menyediakan cairan pencuci tangan alias Handsanitizer.

"Pemda tentunya membuat standar yang memastikan keamanan dari pelaksanaan pendampingan dan pendaftaran sesuai dengan standar pandemi COVID-19," kata Airlangga.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini