Tips Bijak Gunakan Transportasi Selama Pandemi Covid-19

Selasa 14 April 2020 09:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 14 320 2198787 tips-bijak-gunakan-transportasi-selama-pandemi-covid-19-G9n50UScNh.jpg Pembataran Jam Operasional Angkutan Umum Selama PSBB. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan transportasi selama diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jabodetabek. Hal ini karena eskalasi penyebaran Covid-19 terus meningkat dan meluas.

“Saat ini kita semua bisa berperan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah,” ujar Kepala BPTJ Polana B Pramesti, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/4/2020). 

Namun demikian, jika terdapat sesuatu hal yang memaksa masyarakat untuk beraktivitas di luar, Polana menhimbau supaya masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga: PSBB, Ini Jam Operasional Angkutan Umum di Jabodetabek

“Jadi jika terpaksa harus melakukan pergerakan/mobilitas keluar rumah, masyarakat dapat memanfaatkan angkutan umum massal. Hingga saat ini di Jabodetabek khususnya Jakarta, angkutan umum massal masih beroperasi tetapi dilakukan pembatasan baik dari sisi jadwal maupun jumlah penumpang dengan diimplementasikan protokol kesehatan secara konsisten,” jelas Polana.

Polana menambahkan, bahwa kapasitas transportasi yang sudah dibatasi tersebut tentu tidak akan cukup apabila masyarakat masih banyak melakukan pergerakan dan aktifitas seperti hari-hari normal. Dengan adanya pembatasan transportasi menurut Polana diharapkan juga ikut mendorong masyarakat membatasi pergerakan keluar rumah.

Baca Juga: Dishub Se-Jabodetabek Sepakat Aturan Transportasi Selama PSBB

Selain itu, BPTJ juga mengajak masyarakat untuk berjalan kaki dan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor selagi memungkinkan.

”Sekali lagi, jika memang terpaksa harus keluar rumah untuk jarak yang masih terjangkau, jalan kaki sangat bermanfaat untuk kesehatan apalagi saat ini polusi udara di Jabodetabek menurun drastis yang secara tidak langsung akan menguntungkan bagi kita saat berjalan kaki,” kata Polana.

“Khusus untuk wilayah Jabodetabek, Saya ingin mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bertransportasi dan tidak berpolemik tentang boleh tidak sepeda motor mengangkut penumpang, mengingat masih banyak alternatif moda transportasi lain yang bisa digunakan. Kalau kita ingin sehat, tentunya dengan sendirinya kita sebisa mungkin menghindari bertransportasi yang berisiko penularan Covid-19,” tutup Polana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini