JAKARTA - Program Kartu Prakerja gelombang pertama resmi ditutup. Pemerintah pun akan kembali membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang kedua pada Senin 20 April 2020 hingga 23 April 2020.
Pada pendaftaran Kartu Prakerja gelombang pertama yang ditutup pada Kamis 16 April 2020, data mencatat jumlah yang melakukan registrasi sebanyak 5.923.350, yang sudah melakukan verifikasi NIK sebanyak 3.269.445 (55%), dan yang sudah bergabung di gelombang pendaftaran atau Join Batch pertama sebanyak 2.061.500.
Baca Juga: Ruangguru Tuai Polemik di Tengah Kartu Pra-Kerja, Ini Penjelasan Menko Airlangga
Program yang awalnya ditujukan bagi WNI berusia 18 tahun yang sedang tidak menempuh pendidikan formal atau pencari kerja muda, diperluas jangkauannya juga untuk para pekerja dan pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak COVID-19.
Dengan total anggaran sebesar Rp20 triliun, program ini dibagi menjadi beberapa gelombang.
Baca Juga: Kartu Pra-Kerja, Korban PHK Dinilai Lebih Butuh Bantuan Tunai
Pemerintah pun menaikan kuota Kartu Prakerja setiap gelombangnya menjadi 200.000 peserta dari sebelumnya 164.000 peserta.
Setiap peserta akan mendapatkan total manfaat sebesar Rp3.550.000 dalam bentuk biaya pelatihan dan insentif tunai.
