Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendongkrak Kartu Pra-Kerja dari Korban PHK, Siapa Menang Banyak?

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 17 April 2020 |14:30 WIB
Mendongkrak Kartu Pra-Kerja dari Korban PHK, Siapa Menang Banyak?
Kartu Sakti Jokowi (Foto: Okezone)
A
A
A

Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Kahar S Cahyono. Dia menambahkan, para pekerja yang kena PHK atau dirumahkan sebaiknya diberikan bantuan lansung tunai, bukan ikut pelatihan online.

"Program kartu pra kerja ini memang bagus. Namun, yang dibutuhkan oleh pekerja adalah bantuan langsung tunai maupun sembako yang merupakan kebutuhan utama di saat kondisi ekonomi sulit bukan pelatihan online," ujar dia kepada Okezone.

Dia menjelaskan biaya pelatihan untuk program kartu pekerja sebesar Rp1.000.000 per orang dianggap terlalu besar bagi para pekerja yang kena PHK dan dirumahkan.

"Dan hal tersebut hanya akan menguntungkan mitra program kartu pra-kerja," ungkap dia.

Sementara itu, Pemerintah buka suara terkait program kartu pra kerja yang dinilai syarat kepentingan dan tidak transparan.

Mengingat salah satu platform Badan Latihan Kerja (BLK) yang ditunjuk pemerintah, ada yang dimiliki Staf Khusus Milenial Presiden Adamas Belva Delvara. Platform tersebut adalah ruangguru.

Direktur Komunikasi Program Kartu Pra Kerja Panji Winanteya Ruky mengatakan, pemilihan BLK program kartu pra kerja ini dilakukan bukan dengan skema penunjukan langsung. Perusahaan yang berminat untuk ambil bagian inilah yang mengajukan diri kepada pemerintah.

“Tidak pernah ada penujukan langsung. Semuanya berbasis kolaborasi kerjasama,” ujarnya kepada Okezone.

Ketika itu, ada delapan perusahaan dari pemerintah lewat Kementerian Ketenagakerjaan hingga skillacademy by ruangguru. Saat pertama kali mengajukan diri, pemerintah langsung memberikan lampu hijau kepada delapan perusahaan itu untuk menjadi BLK.

“Saya pikir waktu itu yang mengajukan delapan perusahaan itu,” kata Panji. (dni)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement