Share

Fakta Kartu Pra-Kerja, 2 Juta Orang Terdaftar hingga 2.000 Pelatihan

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 18 April 2020 06:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 17 320 2201033 fakta-kartu-pra-kerja-2-juta-orang-terdaftar-hingga-2-000-pelatihan-0uNerFRtf6.jpg Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang pertama telah selesai. Menurut jadwal, pendaftaran Kartu Prakerja tahap II dibuka pada 20 April 2020. Berdasarkan data Kemenko Perekonomian, 5.965.048 user telah mendaftar.

Kemudian telah dilakukan verifikasi email 4.428.669 user dan berdasarkan NIK sebanyak 3.294.190 user.program kartu pra-kerja merupakan salah satu andalan pemerintah untuk menanggulangi dampak virus corona atau covid-19 terhadap masyarakat.

Peserta akan mendapatkan biaya pelatihan Rp1 juta untuk pelatihan online. Sambil pelatihan, mereka akan mendapatkan manfaat dalam bentuk insentif bantuan dana Rp600.000 per bulan untuk 4 bulan dan survei Rp50.000 untuk 3 kali survei.

Baca juga: Program Pra-Kerja, Ada yang Akui Soal Matematikanya Mudah hingga Telat Mendaftar

Berikut adalah fakta mengenai pra-kerja yang dirangkum Okezone:

 1. 2,08 Juta Peserta Sudah Bergabung

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjabarkan, 5.965.048 user. Kemudian telah dilakukan verivikasi email 4.428.669 user dan berdasarkan NIK sebanyak 3.294.190 user.

"Kemudian diproses lagi dengan data yang ada dari kementerian dan yang lain maka yang telah memasuki join batch 2.078.026 user," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Baca juga: Triliunan Rupiah untuk Mitra Pelatihan Online, Apakah Efektif?

2.Gelombang II dibuka 20 April

Pemerintah tengah siap membuka gelombang kedua pendaftaran Kartu Prakerja. Menurut jadwal, pendaftaran Kartu Prakerja tahap II dibuka pada 20 April 2020.

"Gelombang kedua dibuka Senin 20 April pukul 08:00 WIB sampai dengan Kamis, 23 April pukul 16:00 WIB,” tutur Airlangga Hartarto dalam telekonferensi, Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Rencananya pendaftaran Kartu Prakerja dibuka per minggu, sampai dengan minggu keempat Bulan November 2020. “Untuk tahap pertama ini setidaknya bergabung 200.000 peserta,” ujar Airlangga.

3. Ada 2.000 pelatihan kerja

Terdapat 2.000 jenis pelatihan secara daring dari 198 lembaga pelatihan yang bekerjasama dengan 8 platform digital.

Airlangga mengimbau agar peserta dapat mulai mengunjungi situs platform digital, membandingkan harga, dan memilih jenis pelatihan sesuai minat atau kebutuhan.

Manajemen pelaksana dan platform akan fokus menambah jumlah dan variasi jenis maupun lembaga pelatihan. Jenis pelatihan secara offline atau dengan tatap muka dapat dilaksanakan setelah Pemerintah mengevaluasi aspek keamanan dan setelah pembatasan sosial telah dicabut.

“Statistik menunjukkan, antusias masyarakat terhadap Program Kartu Prakerja sangat besar,” tutur Menko Airlangga.

4. 1,1 Juta Pekerja Sektor Pariwisata Dapat Kartu Pra-Kerja

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengatakan, untuk sektor pariwisata ada sekitar 1,1 juta yang bakal mendapatkan kartu pra-kerja. Pihaknya aka melakukan komunikasi secara intensif dengan Kementerian Ketenagakerjaan hingga Kementerian Koordinator bidang Perekonomian agar hal tersebut bisa diakomodir

“Berkaitan dengan kartu pra-kerja. Tadi pagi ibu Menaker dan kami juga terus melakukan berbagai macam koordinasi. 1,1 juta yang terakit tenaga kerja yang dapat kartu pra-kerja. Kira-kira yang bisa mendapatkan itu 1,1 juta orang,” ujarnya dalam teleconfrence, Kamis (16/4/2020).

5. Penerima Bansos Tak Lolos

Peserta yang lolos program kartu prakerja bukan masyarakat yang tidak menerima dana bantuan sosial (bansos). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, peserta kartu prakerja tidak sedang menerima program bantuan sosial, PKH, BLT dan yang lain.

"Tapi, kalau dari keluarga tersebut, anaknya itu bisa mengikuti pelatihan," ujar dia, Jumat (17/4/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini