Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jumlah Penumpang di Terminal Baranangsiang, Poris Plawad dan Pondok Cabe Turun Drastis

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 20 April 2020 |10:50 WIB
Jumlah Penumpang di Terminal Baranangsiang, Poris Plawad dan Pondok Cabe Turun Drastis
Bus (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyebut adanya penurunan pada pelayanan moda Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP), selama masa pandemi corona atau Covid-19. Setidaknya hal tersebut terpantau dari evaluasi data pelayanan Terminal Bus.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B. Pramesti mengatakan penurunan penumpang itu, terjadi pada Terminal Baranangsiang (Bogor) Terminal Jatijajar (Depok) Terminal Poris Plawad (Kota Tangerang) dan Terminal Pondok Cabe (Kota Tangerang Selatan).

 Baca Juga: PSBB, Ini Jam Operasional Angkutan Umum di Jabodetabek

"Untuk Terminal Baranangsiang, Bogor, bulan Januari 2020 tercatat penumpang AKAP yang datang melalui terminal ini masih sejumlah 20.164 orang. Namun pada pada bulan Februari, mulai menurun menjadi 19.448 penumpang per hari (-3,55%), bulan Maret hanya 3.356 orang (-83,35%)," ujar dia pada keterangan tertulisnya, Senin (20/4/2020).

Demikian pula, lanjut dia, untuk keberangkatan di Terminal Baranagsiang penumpang pada bulan Januari 2020 masih tercatat 50.718 penumpang. Namun selanjutnya cenderung menurun yaitu bulan Februari 43.832 orang (-13,57%) dan Maret hanya sejumlah 8.467 penumpang (-83,30%).

Baca Juga: Dishub Se-Jabodetabek Sepakat Aturan Transportasi Selama PSBB

"Di Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan pada bulan Januari kedatangan penumpang tercatat masih sebanyak 1.401 orang. Namun kemudian cenderung menurun menjadi 998 orang (-28,76 %) pada bulan Februari 2020 dan 882 orang (-37,04 %) pada bulan Maret 2020," ungkap dia.

Penumpang untuk keberangkatan di terminal ini juga menurun. Pada bulan Januari terdapat sebanyak 2.289 orang yang berangkat, turun menjadi 2003 orang (-12,49 %) pada bulan Februari dan 2102 orang (-8,16 %) pada bulan Maret 2020.

"Penurunan juga terjadi di Terminal Jatijajar Depok, dimana jumlah penumpang kedatangan pada Januari sebesar 3.297 orang menurun menjadi 1734 orang (-47,40 %) pada bulan Februari dan 1187 orang (-63,99 %) pada bulan Maret," jelas dia.

Demikian pula untuk keberangkatan di mana pada bulan Januari 2020 masih tercatat 17.104 orang, menurun menjadi 14.225 orang (16,83 %) pada Februari dan 12.437 orang (-27,28 %) pada bulan Maret 2020. Terminal Poris Plawad, Tangerang pada bulan Januari masih mencatat kedatangan jumlah penumpang sebanyak 4.777 orang. Pada bulan Februari menurun menjadi 2.718 orang (-43,10%) dan bulan Maret tercatat 2246 orang (-52, 98 %).

 Baca Juga: Tips Bijak Gunakan Transportasi Selama Pandemi Covid-19

"Sementara itu untuk keberangkatan pada bulan Januari 2020 pada terminal ini tercatat sebanyak 20.298 orang, menurun menjadi 18849 orang (-7,13) pada bulan Februari 2020. Namun khusus untuk bulan Maret angka keberangkatan kembali naik mendekat masa normal yaitu sebanyak 20292 orang," jelas dia.

Meskipun jumlah penumpang menurun siginifikan, BPTJ tetap konsisten memberlakukan protokol kesehatan di dalam pengelolaan terminal yang menjadi kewenangannya.

Pemberlakuan protokol itu sendiri telah dilakukan sejak 4 Maret 2020 berdasarkan Surat Edaran Kepala BPTJ No 4 Tahun 2020 tentang tentang “Pencegahan Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)," tandas dia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement