Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tren Pengiriman Barang Lewat Kereta Naik 16%

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 21 April 2020 |21:37 WIB
Tren Pengiriman Barang Lewat Kereta Naik 16%
Kereta Barang. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

SURABAYA PT KAI mencatat adaya kenaikan volume angkutan kereta api barang di tengah pandemi wabah corona pada stasiun di Surabaya.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Suprapto mengatakan, kenaikan volume kereta api barang pada Maret 2020 lalu. Hal ini menunjukkan masyarakat masih memaksimalkan angkutan barang dari KAI untuk memanfaatkan bisnisnya, pasca pembatalan perjalanan sejumlah perjalanan kereta api.

“KAI mencatat adanya peningkatan volume angkutan barang pada bulan Maret 2020 dibandingkan dengan Februari 2020. Pada Maret 2020 KAI mengangkut 4,2 juta ton, naik 16% dibanding periode Februari 2020 dengan jumlah 3,6 juta ton,” jelas Suprapto, melalui siaran pers yang diterima Selasa petang (21/4/2020).

Baca Juga: Jumlah Penumpang pada KA Antarkota Dibatasi Hanya 65% dari Jumlah Tempat Duduk

Dengan rincian lanjut Suprapto, di Stasiun Surabaya Kota pada Januari hingga Maret 2020 setidaknya ada 2.113 ton barang diangkut. Hal ini mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya di 2019, dengan 1.985 ton barang diangkut.

Sementara untuk bongkar barang di Stasiun Surabaya Kota di periode Januari – Maret 2020 sebanyak 2.175 ton, atau mengalami peningkatan di periode yang sama tahun 2019 dengan 1.880 ton.

“Untuk muat barang terjadi kenaikan 7 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Kalau yang bongkar muat ada kenaikan 16 persen,” ungkap Suprapto.

Kenaikan volume angkutan kereta api barang juga terjadi di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun. Kenaikan bahkan disebut Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko, hingga empat persen pada bulan Maret 2020 dibandingkan bulan sebelumnya.

“Pada tanggal 9 April lalu kita angkut 4,6 ton telur dengan kereta bagasi dari Blitar ke Jakarta. Ada kenaikan empat persen dibandingkan bulan Februari lalu, yaitu dari 11 ribu ton menjadi 12 ribu ton,” jelas Ixfan.

Bahkan tingginya masyarakat melakukan pengiriman barang membuat PT KAI menambah KA Parsel dari sebelumnya hanya relasi Bandung Surabaya Gubeng PP, ditambah satu rangkaian lagi dari Jakarta menuuju Malang melalui jalur tengah.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement