Di Tengah Covid-19, Penyerapan Biodiesel Capai 2,17 Juta K/L pada Kuartal I-2020

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 23 April 2020 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 23 320 2203651 di-tengah-covid-19-penyerapan-biodiesel-capai-2-17-juta-k-l-pada-kuartal-i-2020-TldS6NeFDZ.jpg Program Biodisesel 30. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian ESDM mencatat realisasi volume penyaluran biodiesel pada kuartal I-2020 sebesar 2,17 juta kilo liter (KL) atau 90,4% dari permintaan pembelian (purchase order/PO), sebesar 2,4 juta KL.

Direktur Konservasi Energi Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Hariyanto mengatakan, dampak pandemi Covid-19 di Subsektor Ketenagalistrikan mempengaruhi pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

"Ini berdampak pada penggunaan biodiesel seperti saya utarakan, pengembangan EBT ini tidak hanya listrik saja tapi juga non-listrik diantaranya, (pemanfaatan) biodiesel," kata Hariyanto, dalam keterangannya, Kamis (23/4/2020).

Baca Juga: Harga Biodiesel Turun Jadi Rp8.019/Liter, Bioetanol Naik

Hariyanto mengungkapkan, penurunan permintaan dari penggunaan B30 (campuran 30% biodiesel ke dalam BBM jenis solar) menjadi penyebab utama melesetnya target realisasi biodiesel yang sudah dicanangkan.

"Terjadi penurunan demand dari penggunaan B30 yang secara langsung akan mengurangi penggunaan biodiesel," ungkapnya.

Pada Januari, volume penyaluran biodiesel terserap sebesar 699,5 ribu KL atau 87,53% dari PO, yaitu 789,64 ribu KL. Pada bulan Februari, realisasi sempat mengalami pertumbuhan yang positif dengan menyentuh angka 756,96 ribu KL atau 94,72% dari PO, yaitu 799,3 ribu KL.

Sementara di bulan Maret, pemanfaatan biodiesel kembali mengalami penurunan dengan hanya terserap 713,86 ribu KL atau 89,32% dari PO, yaitu 809,95 ribu KL.

Sebagai informasi, konsumsi biodiesel sejak tahun 2017 terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2018, konsumsinya sebesar 3,55 juta KL atau meningkat 49% dibandingkan tahun 2017 sebesar 2,37 juta KL. Peningkatan ini dilatarbelakangi oleh perluasan insentif B20 ke sektor Non Public Service Obligation (PSO).

Kebijakan tersebut berlanjut hingga tahun 2019 sehingga konsumsi biodiesel berada pada angka 6,37 juta KL. Realisasi ini belum termasuk tambahan volume biodiesel untuk kebutuhan uji coba B30 di akhir 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini