Dana Desa Termasuk BLT Telah Cair, Ini Rinciannya

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 27 April 2020 11:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 27 320 2205418 dana-desa-termasuk-blt-telah-cair-ini-rinciannya-cndS3S5q2G.jpg Pencairan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memastikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa telah cair di berbagai wilayah. Keluarga miskin yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19 mendapatkan penyaluran perdana Rp600 ribu per bulan, dimulai April sampai Juni 2020.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi Ivanovich Agusta mengatakan, salah satu contoh desa yang telah mendapatkan dana desa, yakni Desa Lele, Kecamatan Mandioli Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, telah melakukan penyaluran BLT Dana Desa sebesar Rp600.000 perkeluarga kepada 60 keluarga miskin untuk bulan pertama.

Menurut dia, desa ini berada di pulau tersendiri dan jauh dari akses perbankan, maka pembayaran dilaksanakan secara tunai.

"Sementara itu, pemerintah Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, juga telah menyalurkan BLT Dana Desa. APBDes yang bersumber dari dana desa sebesar Rp460 juta disalurkan kepada 259 keluarga miskin senilai Rp600.000 per keluarga di bulan pertama," ujar dia pada keterangan tertulisnya, Senin (27/4/2020).

Baca Juga: 8.954 Desa Telah Siapkan Ruang Isolasi untuk Pemudik

Kemudian ada yang unik pada pembagian dana desa tersebut. Di mana Kepala Desa yang bernama, Asep Nandang, mendatangi langsung rumah keluarga miskin untuk membagikannya.

"Anggaran Dana Desa tahun ini, memang instruksi Kemendes, sebagian dialihkan untuk penanganan Covid-19, bentuknya harus bantuan langsung tunai. Bukan kali ini saja, melainkan BLT Dana Desa akan dilakukan setiap bulannya selama tiga bulan ke depan," ungkap dia.

Dia menjelaskan, cara door to door atau dari pintu rumah ke pintu rumah adalah salah satu cara menghindari kerumunan warga serta mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Sengaja, saya didampingi Babinsa, Babinkamtibmas dan perangkat desa dalam menyalurkan BLT ini ke setiap rumah warga," jelas dia.

Di ujung utara wilayah Indonesia, desa di Kabupaten Kepulauan Sangihe telah mencairkan BLT Dana Desa untuk 33 keluarga miskin direncanakan pencairan dilaksanakan satu desa lainnya. Sedangkan di Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, juga telah dilakukan penyerahan BLT Dana Desa untuk 224 keluarga miskin di Desa Bawangan dam Desa Kebonagung.

"Sebanyak Rp205 juta dana desa di Desa Bawangan dialirkan untuk 114 keluarga miskin. Sedangkan Rp198 juta di Desa Kebonagung disalurkan ke 110 keluarga miskin. Penyaluran secara non tunai berupa pengalihan dari Rekening Kas Desa (RKDes) di Bank Jatim yang ditransfer ke rekening masing-masing penerima di Bank BPR Jombang," kata dia.

Kabar pencairan BLT Dana Desa juga telah sampai ke Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi. Di antaranya, Kabupaten Bangka Barat akan menyaksikan 9 desa menyalurkan BLT Dana Desa. Desa Sumbermulyo di Bantul dan sebuah desa di Kulon Progo Yogyakarta, telah siap menyalurkan BLT Dana Desa.

Serangkaian desa di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, juga berencana menyalurkan BLT Dana Desa. Di Pamekasan, Jawa Timur, Senin akan dilaksanakan penyaluran BLT DD di Desa Waru Barat Kecamatan Waru sebesar Rp201 juta untuk 112 keluarga miskin, dan di Desa Toket, Kecamatan Proppo 106 keluarga miskin mendapatkan Rp190 juta.

Sesuai Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 6/2020, prioritas penggunaan dana desa tahun 2020 dialihkan menjadi untuk Desa Tanggap Covid-19, Padat Karya Tunai Desa (PKTD), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

BLT Dana Desa berjumlah Rp600 juta per keluarga miskin, yang dibayarkan setiap bulan dimulai dari April hingga Juni 2020. Penyalurkan sejauh mungkin diselenggarakan secara nontunai agar akuntabilitas terjaga. Namun pada wilayah yang jauh dari akses perbankan dapat disalurkan secara tunai dengan transparan.

"Diperkirakan sekitar Rp22 triliun dana desa tersalur kepada 12 juta keluarga miskin di desa, yang terdampak pandemi Covid-19. Para penerima ini merupakan keluarga miskin yang selama ini belum mendapat bantuan dari skema jaminan kesejahteraan sosial lainnya," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini