MV Dream Explorer, lanjut Wisnu, adalah kapal pesiar yang melayani pelayaran dari Shanghai, Sydney dan Auckland. Sebanyak 359 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdiri dari 54 orang wanita dan 305 orang laki-laki bekerja sebagai kru di kapal tersebut.
"Selain MV Artania dan MV Dream Explorer, sesuai hasil rapat dengan Gugus Tugas Covid-19 dan pihak-pihak terkait, besok (30/4) kami akan kembali memfasilitasi pemulangan sebanyak kurang lebih 374 ABK kapal MV Carnival Splendor," terang dia.
Dia menambahkan, fasilitasi pemulangan WNI yang bekerja sebagai ABK di Kapal Pesiar ini merupakan wujud kehadiran dan tanggung jawab pemerintah kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di tengah merebaknya pandemi Covid-19 di seluruh dunia.
“Pemulangan para PMI ini tentunya tidak dapat berhasil tanpa kerjasama yang baik antara Kementerian, instansi, maupun pemerintah daerah terkait. Setelah melalui pemeriksaan Rapid test, hasilnya adalah seluruh ABK WNI dinyatakan negatif Covid 19," tutup dia.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.